KabarBaik.co, Jombang – Hujan lebat disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Jombang, Senin (30/3) siang. Cuaca ekstrem ini menyebabkan sejumlah bangunan rusak, termasuk di area RSUD Ploso.
Salah satu kerusakan yang cukup mencolok terjadi pada bagian ACP (aluminium composite panel) gedung rawat inap RSUD Ploso yang terlepas akibat terpaan angin.
Warga di sekitar lokasi, S, 34, mengatakan angin bertiup sangat kencang saat hujan mengguyur kawasan tersebut.
“Yang ambruk itu ACP gedung rawat inap lepas. Memang hujan dan angin sangat kencang,” ujar dia.
Menurut dia, material bangunan yang terlepas sempat mengenai kendaraan yang terparkir di sekitar rumah sakit. Selain itu, air hujan juga dilaporkan sempat masuk ke dalam bangunan rumah sakit.
“Iya, airnya sampai masuk ke dalam,” katanya.
Kanit Humas RSUD Ploso drg Jerry Saifudin membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan hujan deras disertai angin kencang melanda rumah sakit sekitar pukul 14.55 WIB.
“Memang ada hujan lebat beserta angin puting beliung dan kerusakan sarana prasarana RSUD Ploso,” ujar Jerry saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, kerusakan paling parah terjadi pada ACP di area ruang rawat inap. Material yang jatuh itu menimpa kendaraan yang sedang terparkir di bawahnya.
“Material ACP yang jatuh menimpa tiga unit mobil pasien dan pegawai yang sedang parkir,” katanya.
Meski demikian, pihak rumah sakit memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Tidak ada pasien maupun pegawai yang terdampak. Kami juga tengah berkoordinasi dengan pemilik kendaraan yang terkena,” ucap Jerry.
Sementara itu, Supervisor BPBD Jombang, Stevy Maria, juga membenarkan adanya kejadian hujan lebat disertai angin kencang di beberapa wilayah.
Ia menyebut, data sementara menunjukkan wilayah terdampak berada di Desa Sentul, Kecamatan Tembelang, serta Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, termasuk area RSUD Ploso.
“Jadi memang benar, untuk yang terdampak data yang masuk sementara ada di Desa Sentul, Kecamatan Tembelang dan Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, termasuk RSUD Ploso,” ujar Stevy.
Menurut dia, selain merusak bangunan, cuaca ekstrem ini juga dilaporkan berdampak pada sejumlah rumah warga. Beberapa rumah mengalami kerusakan akibat diterjang angin, sementara lainnya tertimpa pohon tumbang.
“Informasinya ada rumah juga terdampak. Tim masih melakukan kaji cepat di lokasi,” kata dia.
Pihak BPBD saat ini masih mendata jumlah kerusakan dan memastikan penanganan di lokasi terdampak berjalan aman. (*)







