Sempat Dicari Ayahnya Selama Tiga Hari, Remaja di Sumbawa Ini Kini Jadi Terduga Pelaku Pembunuhan Pasutri Lansia

oleh -171 Dilihat
IMG 20260524 WA0033
Terduga pelaku H saat diamankan warga Alas Sumbawa sebelum diserahkan kepada aparat kepolisian. (Foto: Arief Rahman) 

KabarBaik.co, Sumbawa – Fakta baru terungkap dalam kasus pembunuhan pasangan lansia di Lingkungan Raberas, Kelurahan Seketeng, Kabupaten Sumbawa. Sebelum ditangkap polisi sebagai terduga pelaku penganiayaan berat yang menewaskan Rahman Nur (64) dan Siti Hajar (62), remaja berinisial H (17) ternyata sempat dinyatakan hilang oleh keluarganya sendiri.

Ayah H diketahui beberapa hari terakhir aktif mencari keberadaan anaknya melalui media sosial. Dalam unggahan yang beredar, sang ayah meminta bantuan masyarakat untuk menyampaikan kepada H agar segera pulang ke rumah.

H disebut telah meninggalkan rumah selama tiga malam dan diketahui sempat menumpang menginap di rumah temannya, yakni cucu korban di Lingkungan Raberas. Kondisi itu membuat keluarga kesulitan menghubungi H karena remaja tersebut disebut tidak memiliki telepon genggam.

Dalam unggahan yang beredar sebelum kejadian tragis itu terungkap, sang ayah bahkan menuliskan pesan emosional kepada anaknya. “Angin tolong sampaikan padanya suruh dia pulang dan katakan padanya marahku bukan membencinya, tapi aku ingin dia tahu betapa kerasnya dunia ketika orang tuamu sudah tidak ada lagi bersama mu,” tulis sang ayah dalam status media sosialnya dua hari sebelum kejadian.

Unggahan itu kini ramai dibagikan ulang warganet setelah H diamankan polisi terkait kasus pembunuhan pasutri lansia di Raberas.

Sebelumnya, warga Sumbawa digegerkan dengan penemuan Rahman Nur dan istrinya Siti Hajar dalam kondisi tewas bersimbah darah di kamar rumah mereka pada Minggu dini hari (24/5). Korban pertama kali ditemukan oleh cucunya, Restu. Polisi kemudian mengarah kepada H yang diketahui merupakan teman Restu dan sempat menginap di rumah korban sebelum kejadian.

Pelarian H akhirnya berakhir di Dusun Tengkal, Desa Dalam, Kecamatan Alas. Ia diamankan warga dan jajaran Polsek Alas setelah dicurigai karena meninggalkan sepeda motor di tengah jalan. Dalam pemeriksaan awal, H mengaku melarikan diri usai melakukan penganiayaan di Raberas. Polisi saat ini masih mendalami motif dan kronologi detail kasus yang menggemparkan masyarakat tersebut.

Kisah pencarian seorang ayah terhadap anaknya yang hilang kini berubah menjadi tragedi memilukan. Alih-alih menemukan anaknya pulang ke rumah, keluarga justru menerima kabar bahwa H telah diamankan polisi dalam kasus pembunuhan dua lansia di Sumbawa. (*) 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.