Berebut Kursi Kepala OPD, Peserta Seleksi JPT Pratama Bojonegoro Adu Gagasan di Hadapan Pansel

oleh -92 Dilihat
WhatsApp Image 2026 06 09 at 1.35.04 PM
Panpel melakukan tes wawancara di gedung Pemkab Bojonegoro (Ist)

KabarBaik.co, Bojonegoro – Pemkab Bojonegoro melaksanakan tahapan Seleksi Kompetensi Bidang/Teknis melalui presentasi uji gagasan atau makalah dan wawancara dalam Seleksi Terbuka dan Kompetitif Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemkab Bojonegoro. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, Senin (8/6) hingga Selasa (9/6).

Tahapan ini menjadi bagian penting dalam mengukur kapabilitas, kompetensi, serta kesiapan peserta untuk menduduki jabatan strategis di lingkungan pemerintah daerah.

Seleksi terbuka tersebut diikuti para peserta yang melamar pada lima jabatan pimpinan tinggi pratama, yakni Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja.

Proses penilaian dilakukan oleh Panitia Seleksi (Pansel) yang terdiri dari unsur internal dan eksternal. Pansel internal dipimpin Sekretaris Daerah Bojonegoro Edi Susanto selaku Ketua Pansel, bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Bojonegoro, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Bojonegoro, serta tiga anggota pansel eksternal yang mengikuti kegiatan secara langsung maupun melalui Zoom Meeting.

Saat membuka kegiatan, Sekda Bojonegoro Edi Susanto menegaskan bahwa tahapan wawancara dan pendalaman ini diharapkan mampu menghasilkan pemimpin yang siap mengemban amanah jabatan dengan penuh tanggung jawab.

“Kami menghendaki calon yang nantinya terpilih benar-benar siap melaksanakan tugas dan kewajiban yang diamanahkan. Pada saat pendalaman ini, kami ingin memastikan adanya kemauan yang kuat dari masing-masing peserta sehingga ketika nanti dipercaya memegang jabatan, mereka dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi,” ujar Edi.

Menurut Edi, proses pendalaman tidak hanya bertujuan menggali kemampuan teknis dan manajerial peserta, tetapi juga mengukur komitmen para calon pejabat terhadap tugas dan tanggung jawab yang akan diemban apabila terpilih.

Sementara itu, anggota Panitia Seleksi dari Universitas Sebelas Maret, Tuhana, menjelaskan bahwa setiap peserta memperoleh waktu selama 30 menit yang terdiri atas 10 menit presentasi makalah dan 20 menit wawancara.

“Penilaian dilakukan melalui tiga instrumen, yaitu penilaian makalah, penilaian presentasi, dan penilaian wawancara. Pada tahap wawancara terdapat sejumlah aspek yang harus dicermati oleh panitia seleksi untuk memastikan kompetensi peserta sesuai dengan kebutuhan jabatan pimpinan tinggi pratama,” jelasnya.

Ia menambahkan seluruh proses penilaian dilaksanakan secara objektif dengan menggunakan instrumen yang telah ditetapkan sesuai ketentuan seleksi terbuka JPT Pratama. Hasil dari setiap tahapan akan menjadi dasar bagi panitia seleksi dalam menentukan peserta terbaik yang akan direkomendasikan untuk mengisi jabatan yang dilamar.

Melalui proses seleksi yang terbuka dan kompetitif ini, Pemkab Bojonegoro berharap dapat memperoleh pejabat pimpinan tinggi pratama yang memiliki kompetensi, integritas, inovasi, serta komitmen kuat dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.