{"id":69013,"date":"2025-01-03T13:26:37","date_gmt":"2025-01-03T06:26:37","guid":{"rendered":"https:\/\/kabarbaik.co\/?p=69013"},"modified":"2025-01-05T18:22:07","modified_gmt":"2025-01-05T11:22:07","slug":"349-hewan-ternak-di-kabupaten-blitar-terserang-penyakit-mulut-dan-kuku","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kabarbaik.co\/bertani\/2025\/01\/03\/349-hewan-ternak-di-kabupaten-blitar-terserang-penyakit-mulut-dan-kuku\/","title":{"rendered":"349 Hewan Ternak di Kabupaten Blitar Terserang Penyakit Mulut dan Kuku"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/kabarbaik.co\"><strong>KabarBaik.co<\/strong><\/a> \u2013 Sebanyak 349 kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) dilaporkan menyerang hewan ternak di Kabupaten Blitar. Kasus ini tersebar di hampir seluruh 19 kecamatan di wilayah tersebut, menurut data terbaru dari Dinas Peternakan dan Perikanan (DPP) Kabupaten Blitar.<\/p>\n<p>Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Nanang Miftahudin, menjelaskan bahwa kasus ini merebak sepanjang Desember 2024.<\/p>\n<p>\u201cSebanyak 349 ekor ternak terjangkit PMK di Kabupaten Blitar. Namun, ada tiga kecamatan, yakni Bakung, Dhoko, dan Selorejo, yang hingga kini belum ditemukan kasus serupa,\u201d ungkap Nanang saat diwawancarai, Jumat (3\/1).<\/p>\n<figure id=\"attachment_69017\" aria-describedby=\"caption-attachment-69017\" style=\"width: 1280px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-69017\" src=\"https:\/\/kabarbaik.co\/bertani\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/6d3f2a5f-4a77-4506-afa2-1b6649115965.jpeg\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"720\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-69017\" class=\"wp-caption-text\">Nanang Miftahudin, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar. (Foto: Calvin Budi Tandoyo)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Menurut Nanang, penyebaran PMK di Kabupaten Blitar berawal dari Kecamatan Panggungrejo, di mana virus ditemukan pada ternak yang dibawa pedagang dari pasar. \u201cKasus pertama kami terima dari laporan di Kecamatan Panggungrejo, yang diduga berasal dari pergerakan ternak,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Dinas Peternakan kini tengah berupaya menekan angka penyebaran PMK dan mencegah meluasnya virus tersebut. Namun, ketiadaan stok vaksin menjadi tantangan utama.<\/p>\n<p>\u201cSaat ini stok vaksin sudah habis sejak alokasi terakhir pada Desember. Kami masih menunggu distribusi tambahan dari pemerintah pusat dan provinsi,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Nanang juga menyebutkan bahwa pemerintah mendorong vaksinasi mandiri oleh masyarakat sebagai langkah antisipasi. Selain itu, ia mengimbau para peternak untuk meningkatkan biosekuriti, seperti menyemprotkan disinfektan, menjaga kebersihan kandang, dan memberikan pakan bergizi kepada ternak.<\/p>\n<p>\u201cSemua pihak harus berperan aktif. Dengan menjaga kesehatan ternak dan menerapkan protokol biosekuriti, kita dapat menekan penyebaran PMK,\u201d tutup Nanang.\u00a0<strong>(*)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KabarBaik.co \u2013 Sebanyak 349 kasus penyakit mulut dan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":69015,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[22,2205],"tags":[277,758,759,2128],"newstopic":[],"class_list":["post-69013","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-terkini","category-peternakan","tag-kabupaten-trenggalek","tag-penyakit-mulut-dan-kuku","tag-pmk","tag-virus-pmk"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kabarbaik.co\/bertani\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/69013","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kabarbaik.co\/bertani\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kabarbaik.co\/bertani\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarbaik.co\/bertani\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarbaik.co\/bertani\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=69013"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kabarbaik.co\/bertani\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/69013\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":70558,"href":"https:\/\/kabarbaik.co\/bertani\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/69013\/revisions\/70558"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarbaik.co\/bertani\/wp-json\/wp\/v2\/media\/69015"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kabarbaik.co\/bertani\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=69013"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarbaik.co\/bertani\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=69013"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarbaik.co\/bertani\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=69013"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarbaik.co\/bertani\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=69013"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}