Big Bad Wolf 2026 Dimulai dari Surabaya, Jawa Timur Didorong Jadi Pusat Literasi

oleh -454 Dilihat
bbw
Pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan penyelenggara untuk memetakan kondisi literasi di berbagai wilayah.

KabarBaik.co, Surabaya – Pameran buku internasional Big Bad Wolf (BBW) Indonesia kembali hadir di Surabaya dengan semangat yang lebih besar dan konsep yang semakin meriah. Mengawali rangkaian tur nasional tahun 2026, BBW resmi membuka pameran di Convention Center, Tunjungan Plaza 3 Lantai 6, mulai 29 Januari hingga 8 Februari 2026, setiap hari pukul 10.00–22.00 WIB.

Kehadiran BBW di Surabaya menandai langkah awal dari tur terbesarnya sepanjang sejarah penyelenggaraan di Indonesia. Tahun ini, BBW menyasar 14 kota, jauh meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang rata-rata hanya menyentuh enam hingga tujuh kota.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyambut positif penyelenggaraan BBW yang telah memasuki tahun ke-10. Menurutnya, pameran buku seperti BBW memiliki peran penting dalam memperkuat budaya literasi masyarakat.

“Memang peningkatan minat baca ada, meski belum signifikan. Harapannya dengan semakin banyak pameran buku seperti ini, peningkatannya bisa lebih terasa. Apalagi harga buku di BBW jauh lebih murah dan kompetitif, sehingga lebih terjangkau bagi masyarakat Jawa Timur,” ujar Aries, ditemui di sela-sela pembukaan pameran, Kamis (29/1). Ia juga berharap BBW tidak hanya terpusat di Surabaya, tetapi dapat menjangkau daerah lain di Jawa Timur.

Menurutnya, potensi pembaca tidak hanya berasal dari Surabaya, melainkan juga dari kota dan kabupaten lain seperti Malang dan wilayah tapal kuda.

“Saya sudah menyampaikan ke panitia, kalau bisa ke depan BBW juga hadir di daerah-daerah lain. Peminatnya pasti ada, karena setiap tahun pengunjung BBW tidak pernah berkurang,” tambahnya.

Lebih jauh, Aries menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan penyelenggara untuk memetakan kondisi literasi di berbagai wilayah. Dengan pemetaan yang tepat, intervensi penguatan literasi dapat dilakukan secara lebih terarah.

“Kita ingin tahu daerah mana yang literasinya masih rendah, apa yang perlu diintervensi, apakah dari sisi masyarakat atau dunia pendidikannya. Tanpa pemetaan bersama, sulit untuk meningkatkan angka literasi secara merata,” jelasnya.

Sementara itu, Country Director BBW Indonesia, Marthius Wandi Budianto, menyebut Surabaya sebagai kota yang selalu istimewa bagi BBW. Tingginya minat baca masyarakat menjadi alasan utama Surabaya kembali dipilih sebagai kota pembuka tur nasional. “Kita selalu mulai dari Surabaya karena minat pengunjungnya luar biasa. Setiap kali datang ke sini, antusiasmenya tidak pernah menurun,” kata Marthius.

Pada BBW Indonesia 2026, pihaknya membawa lebih dari 2,5 juta hingga 5 juta buku dengan berbagai kategori, mulai dari buku anak-anak, remaja, hingga dewasa. Namun, Marthius mengungkapkan bahwa koleksi buku anak menjadi fokus utama tahun ini.

“Justru yang paling banyak kita bawa adalah buku anak-anak, terutama buku anak berbahasa Inggris. Di luar negeri, buku anak sudah sangat maju, ada sound book, pop-up book, hingga interactive book yang bisa meningkatkan minat baca sejak dini,” ujarnya.

Menurutnya, distribusi buku masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Karena itu, BBW berupaya membawa koleksi buku berkualitas langsung ke berbagai kota agar akses bacaan semakin merata.

“Kalau kita keliling ke 14 kota, itu baru menjangkau sekitar 30–40 persen dari potensi pembaca. Makanya ke depan, kami berharap jumlah kota bisa terus bertambah,” kata Marthius.

Dengan target pengunjung yang masif dan koleksi buku yang beragam, BBW Indonesia 2026 di Surabaya diharapkan tidak hanya menjadi ajang belanja buku murah, tetapi juga momentum memperkuat budaya literasi di Jawa Timur dan Indonesia secara luas.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.