BPJS Kesehatan Gandeng Media di Jombang untuk Perkuat Edukasi Program JKN

oleh -373 Dilihat
WhatsApp Image 2026 04 07 at 7.19.02 PM
BPJS Kesehatan Mojokerto bersama insan media saat sosialisasi Program JKN di Jombang (Teguh Setiawan)

KabarBaik.co, Jombang— BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto menggandeng insan media untuk memperkuat penyebaran informasi terkait Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Upaya ini dilakukan melalui kegiatan sosialisasi yang digelar di sebuah restoran di Kecamatan Diwek, Jombang, Selasa (7/4).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto Titus Sri Hardianto menegaskan pentingnya peran media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat.

Menurut dia, di tengah derasnya arus informasi, media memiliki fungsi penting untuk memastikan masyarakat menerima informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Media menjadi jembatan informasi. Kami berharap rekan-rekan media memiliki pemahaman yang utuh terkait Program JKN, sehingga tidak terjadi perbedaan informasi di masyarakat,” ujar Titus.

Dalam kesempatan itu, Titus juga memaparkan capaian kepesertaan JKN di Kabupaten Jombang yang telah mencapai 1.329.202 jiwa atau sekitar 96,25 persen dari total penduduk.

Dari sisi layanan, BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 91 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan 17 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang tersebar di berbagai wilayah.

Selain layanan langsung di kantor cabang, BPJS Kesehatan juga menyediakan berbagai kanal layanan digital. Masyarakat dapat mengakses layanan melalui WhatsApp PANDAWA, aplikasi Mobile JKN, hingga Call Center 165 yang beroperasi 24 jam.

Titus mengimbau peserta JKN untuk rutin memeriksa status kepesertaan agar tetap aktif, sehingga dapat digunakan saat dibutuhkan. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.

“Jika menemukan informasi yang meragukan, sebaiknya dikonfirmasi melalui kanal resmi BPJS Kesehatan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jombang M. Mufid mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai sosialisasi ini mampu meluruskan sejumlah informasi yang masih keliru di masyarakat.

Menurut Mufid, masih ada anggapan yang tidak tepat, seperti pembatasan rawat inap selama tiga hari atau penggunaan JKN yang tidak bisa di luar domisili.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan kejelasan langsung dari BPJS Kesehatan. Kami juga akan membantu menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, insan media akan terus mendukung pelaksanaan Program JKN agar manfaatnya semakin dirasakan luas oleh masyarakat.

“Selama memberikan manfaat, tentu harus kita dukung bersama,” kata Mufid. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.