KabarBaik.co – Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Bojonegoro mengalami kerusakan serius setelah diguyur hujan deras disertai angin kencang, Rabu (24/12). Atap gedung yang baru berusia sekitar dua tahun tersebut ambrol di bagian selatan. Beruntung saat peristiwa terjadi tidak ada agenda rapat maupun aktivitas di dalam gedung, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Ketua DPRD Bojonegoro, Abdullah Umar, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan bahwa sebelum atap ambrol, hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang melanda wilayah Kota Bojonegoro. “Benar, ambrol saat terjadi hujan deras dan angin kencang,” kata Umar, Rabu (24/12).
Akibat kejadian itu atap gedung paripurna bagian selatan runtuh dengan luas kerusakan diperkirakan mencapai sekitar 25×5 meter. Umar menyebutkan, meski tidak ada korban, peristiwa ini menimbulkan pertanyaan terkait kualitas bangunan gedung yang baru diresmikan pada 2023 tersebut.
“Dalam waktu dekat kami akan memanggil Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro untuk meminta penjelasan,” tegasnya.
Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menyelesaikan pembangunan kompleks gedung DPRD pada awal 2023. Pembangunan tersebut meliputi gedung perkantoran tiga lantai dan gedung paripurna dua lantai dengan total anggaran sekitar Rp 77,8 miliar yang bersumber dari APBD 2022.
Selain itu, pada tahun 2025, Pemkab Bojonegoro juga tengah membangun sejumlah fasilitas pendukung di kawasan yang sama, yakni Sport Center senilai Rp 16,5 miliar untuk berbagai cabang olahraga dalam ruangan serta Balai Aspirasi Rakyat dengan anggaran sekitar Rp 3,3 miliar sebagai wadah partisipasi publik. (*)






