Estetik! Intip Keindahan Lukisan dari Ampas Kopi Karya Polisi di Kediri

Reporter: Oktavian Yogi Pratama
Editor: Andika DP
oleh -341 Dilihat
Kapolsek Plemahan Kediri AKP Bowo Wicaksono menunjukkan hasil lukisannya yang menggunakan bahan dasar ampas kopi. (Foto: Oktavian Yogi Pratama)

KabarBaik.co – Melukis yang biasanya menggunakan alat-alat tulis, kuas, cat warna dan sejenisnya. Kini terdapat sesuatu yang unik dan berbeda daripada yang lain, melukis dengan menggunakan bahan yang tak biasa, yakni ampas kopi.

Rupanya di Kediri terdapat lomba melukis dengan memakai bahan yang tak lazim tersebut. Ialah Kapolsek Plemahan Polres Kediri AKP Bowo Wicaksono, yang mengadakan lomba melukis tingkat SMA itu.

Lomba itu dugelar di rumah pribadinya di Desa Puhjarak, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri, Kamis (21/6).

Baca juga:  Tangis Haru Mbah Midjan Pecah, Rumah Usangnya Bakal Direnovasi Kapolres Kediri

Tema lomba melukis yang diangkat sangat menarik dan menantang. Yaitu menggambarkan tokoh Polisi di atas kanvas menggunakan cekakik alias ampas kopi.

AKP Bowo mengatakan jika proses melukis dengan ampas kopi diawali dengan menyeduh kopi. Baik itusachet atau bubuk. Lalu kopi diminum dan ampasnya dicampur dengan lem agar dapat menempel kuat pada kanvas.

Para peserta terlebih dahulu menggambar obyek yang diinginkan di atas kanvas. Selanjutnya mulai mengaplikasikan ampas kopi sesuai pola yang telah digambar.

Tujuan diadakannya lomba ini untuk mengajak para pelajar berkarya, tidak hanya banyak gaya, melainkan perbanyak action.

Baca juga:  Hasil Visum, Polisi Benarkan Ada Luka Pada Tubuh Santri yang Tewas di Ponpes Kediri

“Lomba ini tidak hanya menjadi ajang kreativitas tetapi juga sebagai upaya preventif dalam mengatasi kenakalan remaja, yang notabene berasal dari para pelajar,” ucapnya.

Lukisan-lukisan hasil karya para pelajar ini nantinya akan dipamerkan saat peringatan Hari Bhayangkara ke-78 serta diharapkan dapat dilihat oleh banyak orang dan menjadi sarana edukasi bagi pelajar lainnya untuk lebih banyak berkarya dan berkreasi serta berperan aktif dalam mengembangkan potensi generasi muda.

Baca juga:  Harlah ke-4, Yayasan Panjalu Jayati Kediri Siap Lestarikan dan Kembangkan Budaya

“Kami ingin menunjukkan bahwa dari bahan sederhana seperti ampas kopi, bisa menghasilkan karya seni yang luar biasa. Semoga ini bisa menginspirasi pelajar lain untuk terus berinovasi dan berprestasi,” tambahnya.

Risma, salah satu pelajar yang berpartisipasi, mengungkapkan kegembiraannya dalam mengikuti lomba ini.

“Saya baru pertama kali menggunakan ampas kopi, biasanya pakai cat. Ini pengalaman baru yang sangat menyenangkan dan menantang,” ujarnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.