Gelar Pubex Live 2026, BEI Dorong Transparansi dan Kepercayaan Investor

oleh -133 Dilihat
Bursa Efek Indonesia
Bursa Efek Indonesia

KabarBaik.co, Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Self-Regulatory Organization (SRO) kembali menggelar Public Expose Live (Pubex Live) 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya BEI untuk memperkuat keterbukaan informasi perusahaan tercatat sekaligus meningkatkan kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia.

Pubex Live 2026 menjadi ruang bagi perusahaan tercatat untuk berinteraksi langsung dengan investor, media, dan masyarakat. Melalui forum ini, emiten dapat menyampaikan perkembangan bisnis, kinerja perusahaan, hingga strategi usaha secara terbuka dan lebih mudah diakses publik.

Tahun ini, penyelenggaraan Pubex Live dibagi dalam dua periode. Periode pertama berlangsung pada 9-11 Juni 2026 secara daring melalui Zoom Webinar dengan menghadirkan delapan perusahaan tercatat dari berbagai sektor industri. Sementara periode kedua dijadwalkan berlangsung pada paruh kedua tahun ini sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-49 Pasar Modal Indonesia.

BEI menilai keterbukaan informasi menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan pasar modal yang sehat, efisien, dan berdaya saing. Karena itu, berbagai inisiatif terus dilakukan, mulai dari peningkatan kualitas data dan informasi, perluasan basis investor, hingga dorongan peningkatan porsi saham yang beredar di publik atau free float.

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan likuiditas pasar sekaligus membuat pasar modal Indonesia semakin menarik bagi investor domestik maupun global.

Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat BEI, Teuku Fahmi Ariandar, mengatakan keterbukaan informasi yang berkualitas merupakan fondasi penting dalam membangun pasar yang kredibel.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas informasi yang tersedia bagi investor serta mendorong penerapan praktik keterbukaan yang sejalan dengan standar global guna memperkuat kepercayaan dan kredibilitas pasar modal Indonesia,” ujar Fahmi.

Menurutnya, investor membutuhkan akses terhadap informasi yang akurat dan tepat waktu agar dapat mengambil keputusan investasi secara lebih baik. Karena itu, Pubex Live dirancang sebagai sarana yang mempertemukan manajemen perusahaan dengan investor secara langsung.

Melalui kegiatan tersebut, perusahaan dapat memaparkan kinerja terkini, strategi bisnis, rencana ekspansi, hingga berbagai informasi material yang relevan bagi investor. Dengan begitu, investor memiliki kesempatan untuk memahami prospek dan arah bisnis perusahaan secara lebih mendalam.

“Dengan tersedianya informasi yang lebih lengkap dan mudah diakses, investor diharapkan memiliki referensi yang lebih kuat dalam mengambil keputusan investasi sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia,” katanya.

Pada hari pertama pelaksanaan, Selasa (9/6), Pubex Live 2026 menghadirkan paparan dari PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN), PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM), dan PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO).

Selanjutnya pada Rabu (10/6), investor dapat mengikuti presentasi PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI), PT Bank Mestika Dharma Tbk (BBMD), serta PT Argo Pantes Tbk (ARGO).

Sementara pada hari terakhir, Kamis (11/6), agenda akan diisi oleh PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) dan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK).
Melalui paparan tersebut, investor dapat memperoleh informasi langsung mengenai perkembangan usaha masing-masing perusahaan, termasuk strategi yang ditempuh untuk menghadapi tantangan ekonomi dan dinamika industri.

BEI juga memandang Pubex Live sebagai salah satu instrumen penting dalam mendorong penerapan Good Corporate Governance (GCG), khususnya pada aspek transparansi dan akuntabilitas. Ketersediaan informasi yang merata bagi seluruh investor dinilai dapat menciptakan mekanisme pasar yang lebih efisien dan berkeadilan.

Selain itu, penyelenggaraan Pubex Live sejalan dengan implementasi perubahan Peraturan Bursa Nomor I-A beserta ketentuan pendukungnya. Melalui program ini, BEI tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan dan pengaturan, tetapi juga memberikan pendampingan kepada perusahaan tercatat agar penerapan aturan baru berjalan efektif.

BEI berharap semakin banyak perusahaan tercatat yang aktif membangun komunikasi dengan investor dan publik. Keterbukaan informasi yang konsisten diyakini mampu meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan, memperkuat kepercayaan investor, serta mendukung pertumbuhan pasar modal Indonesia yang lebih sehat dan berkelanjutan.

“Melalui penguatan keterbukaan informasi, kami optimistis pasar modal Indonesia akan semakin dipercaya oleh investor dan memiliki daya saing yang lebih kuat di tingkat global,” tutup Fahmi.

Dengan menghadirkan delapan perusahaan tercatat selama tiga hari pelaksanaan, Pubex Live 2026 diharapkan menjadi jembatan antara kebutuhan informasi investor dan strategi bisnis emiten, sekaligus mendukung terbentuknya ekosistem pasar modal yang modern, inklusif, dan terpercaya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Irma Hari Trisiawardani
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.