Gerak Cepat Bupati Mojokerto Tangani Ambrolnya Tanggul Sungai Subentoro

oleh -174 Dilihat
IMG 5344 scaled
Bupati Mojokerto Muhammad AlBarraa meninjau tanggul Sungai Subentoro. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto bergerak cepat menangani kerusakan tanggul Sungai Subentoro yang berada di Dusun Genengan, Desa Banjaragung, Kecamatan Puri.

Kerusakan sepanjang 50 meter dengan kedalaman 5 meter itu langsung ditindaklanjuti dengan penyerahan bantuan material oleh Bupati Mojokerto Muhammad Al Barraa.

Bantuan yang diserahkan berupa 200 meter persegi batu kali, 200 lembar kawat bronjong, serta tanah uruk. Material tersebut akan digunakan untuk membangun ulang tanggul yang ambrol akibat tergerus arus air sungai.

“Siang hari ini (Kamis, Red) kami melihat plengsengan (tanggul) sungai yang ambrol di Desa Banjaragung dan kami memberikan bantuan berupa bronjong, batu kali, dan tanah uruk. Plengsengan yang ambrol di sungai Banjaragung ini bisa dibangun kembali, melihat bahwa sungai ini menjadi kebutuhan yang sangat urgent bagi masyarakat,” ujar Bupati yang biasa disapa Gus Bupati.

Gus Bupati menyebut, jika tidak segera diperbaiki, kerusakan tanggul bisa membahayakan masyarakat, terutama saat musim penghujan tiba. Sungai yang berada di sekitar pemukiman ini dinilai berpotensi mengancam keselamatan warga bila terus dibiarkan.

“Kalau saya lihat, sungainya jernih dan bagus. Tetapi kalau plengsengannya tidak diperbaiki maka akan bahaya untuk masyarakat, apalagi nanti sudah memasuki musim penghujan ini akan sangat berbahaya dan sekarang Insyaallah akan diperbaiki. segera mengajukan bantuan kepada dinas terkait seperti alat berat atau apa yang bisa mempermudah dan mempercepat perbaikan di sungai Subentoro,” imbuhnya.

Bantuan diserahkan langsung kepada Kepala Desa Banjaragung Mujib, yang turut didampingi Kalaksa BPBD kabupaten Mojokerto Yo’i Afrida dan jajaran Forkopimca Puri saat kunjungan Bupati ke titik lokasi. Pemerintah desa pun langsung bersiap untuk menindaklanjuti dengan pembangunan fisik sesegera mungkin.

Gus Bupati juga mengungkapkan bahwa Desa Banjaragung sebelumnya telah mendapatkan peningkatan infrastruktur berupa pengecoran jalan sepanjang 850 meter dengan lebar 5,5 meter. Jalan ini kini menjadi akses alternatif warga.

“Ini juga menjadi jalur alternatif lalu-lalang kendaraan sehingga ini menjadi daerah yang harus mendapatkan perhatian termasuk plengsengan sungai Subentoro,” tegasnya.

Pemkab Mojokerto mendorong agar seluruh elemen desa aktif mengajukan kebutuhan infrastruktur secara tepat waktu. Dengan sinergi dan penanganan cepat, diharapkan potensi bencana dapat diminimalisasi dan kenyamanan warga tetap terjaga.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.