H-7 Hari Raya Idul Adha, Peminat Hewan Kurban Masih Landai

Reporter: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal
oleh -53 Dilihat
H-7 hari raya Idul Adha di lapak kambing kurban masih sepi peminat. (Foto: P. Priyono)  

KabarBaik.co – Peminat hewan kurban di Kabupaten Malang masih landai meski sudah mendekati Hari Raya Idul Adha. Para pedagang hewan kurban mengeluhkan dagangan mereka yang tidak seramai tahun lalu.

Seperti yang dirasakan salah seorang pedagang hewan kurban, Nuryanto, 38. Setiap hari dia membuka lapak penjualan hewan kurban di rumahnya di Desa Kedungbang, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang.

“Mulai buka lapak dagangan sepuluh hari dari hari ini dan tujuh hari sebelum lebaran haji. Saja baru menjual 60-an ekor kambing. Ya, artinya belum habis,” ujar Nuryanto, Senin (10/6).

Baca juga:  Akibat Tanah Gerak, Komunitas Malbar Perbaiki Jalan Rusak di Perbatasan Malang-Blitar

Jika dibandingkan dengan tahun lalu, lanjut Nuryanto, kondisi tahun ini jauh lebih sepi. Menurutnya, sekitar sepuluh hari menjelang Idul Adha tahun lalu, dia sudah berhasil mejual 180 ekor kambing.

“Penjualan kambing ya alhamdulillah, tapi nggak seperti dulu. Sekarang agak menurun,” ujarnya. Tak hanya dirasakan Nuryanto di Kabupaten Malang, keluhan yang sama juga disampaikan teman-temannya satu profesi di Kota Batu dan Kota Malang.

Nuryanto memperkirakan landainya penjualan hewan kurban karena Hari Raya Idul Adha tahun ini bersamaan dengan masa pendaftaran siswa sekolah. Sehingga orang-orang lebih memprioritaskan kebutuhan sekolah anak-anak mereka.

Baca juga:  DPKH Kabupaten Malang Pastikan Kebutuhan Hewan Kurban Tercukupi

Meski begitu, dia berharap mendekati hari kurban atau kisaran H-3 permintaan kambing akan meningkat. “Mungkin barengan dengan pendaftaran sekolah, jadi orang juga gak terlalu mengutamakan kurban,” kata Nuryanto.

Selain pemintaan menurun, harga jual kambing kurban juga menurun. Di lapak Nuryanto, harga jual kambing mulai dari Rp2,5 juta hingga Rp7,5 juta per ekor. “Harganya memang anjlok. Kalau tahun lalu paling rendah itu di harga Rp3 juta sampai yang mahal di kisaran Rp8 juta,” papar dia.

Baca juga:  Berkah Idul Adha, Pengepul Kulit Sapi-Kambing di Bojonegoro Alami Over Stok

Nuryanto menjelaskan, saat ini, sebanyak 30 ekor kambing berada di kandangnya. Kambing tersebut Sebagian dikembangbiakkan sendiri olehnya. “Sementara memang pembelinya hanya di wilayah Kabupaten Malang dan sekitarnya. Dan yang paling jauh pembeli dari wilayah Surabaya,” tandas Nuryanto. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.