Hari Raya Waisak, 25 WBP Beragama Budha Dapat Remisi

Reporter: Yudha
Editor: Gagah Saputra
oleh -229 Dilihat
Proses penyerahan remisi khusus Hari Raya Waisak

KabarBaik.co – Hari Raya Waisak menjadi berkah tersendiri bagi umat Budha yang saat ini tengah mendekam di balik jeruji besi. Sebanyak 25 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Jawa Timur mendapatkan pemotongan masa pidana (remisi).

“Karena bersifat khusus, maka hanya narapidana beragama Budha saja yang mendapatkan remisi,” ujar Kakanwil Kemenkumham Jatim Heni Yuwono, Kamis (23/5).

Untuk besaran remisi, Heni mengungkapkan jumlah bervariasi. Mulai dari 15 hari hingga 60 hari atau 2 bulan.

Baca juga:  Bulan Kemenangan, Ratusan Narapidana di Gresik Dapat Diskon Hukuman, 3 Langsung Bebas saat Lebaran

“Besaran remisi tergantung pada masa pidana yang telah dijalani, semakin lama, semakin besar,” lanjut Heni.

Selain masa tahanan, perilaku WBP selama berada di penjara juga menjadi salah satu aspek penentu berapa lama potongan masa tahanan.

“Berkelakuan baik ini dibuktikan dengan telah dilakukan penilaian pembinaan berdasar sistem penilaian pembinaan narapidana (SPPN) secara rutin,” jelasnya.

Baca juga:  Pascaserangan Siber Server PDN, Kemenkumham Jatim: Masyarakat Tetap Dilayani Jika Sudah Terdaftar di M-Paspor

Untuk anak binaan setidaknya sudah menjalani masa tahanan minimal 3 bukan, sedangkan untuk dewasa minimal 6 bulan. Penghitungan ini dimulai dari awal dia ditahan hingga tanggal 23 Mei 2024.

“Juga syarat mutlaknya adalah telah menunjukkan penurunan tingkat risiko yang didasarkan atas penilaian instrumen screening penempatan narapidana (ISPN),” imbuhnya.

Lebih lanjut Heni merinci dari 25 SBP yang mendapatkan remisi, 13 WBP mendapatkan remisi 1 bulan. Sebanyak 5 WBP mendapatkan 1 bulan 15 hari. Empat orang remisi 2 bulan dan sisanya mendapatkan remisi 15 hari.

Baca juga:  Perlengkap RUU TSP, Kemenkumham Jatim dan Ditjen AHU Survei WNA di Lapas Porong

“Tidak ada yang langsung bebas, semuanya masih harus menjalani sisa pidananya,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.