Lantik 734 Kepala Sekolah, Bupati Jember Jadikan Pendidikan Senjata Lawan Kemiskinan

oleh -98 Dilihat
Pelantikan kepala sekolah, pengawas dan penilik se-Jember. (Ist)
Pelantikan kepala sekolah, pengawas dan penilik se-Jember. (Ist)

KabarBaik.co, Jember – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melakukan gebrakan besar di sektor pendidikan. Bupati Jember Muhammad Fawait, resmi melantik ratusan kepala sekolah, pengawas, dan penilik sekolah di Gedung Olahraga (GOR) SMPN 7 Jember pada Sabtu (23/5).

Pelantikan ini mencakup 734 kepala sekolah SDN dan SMP, serta 43 pengawas dan penilik sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Jember. Momentum ini tercatat sebagai salah satu pelantikan terbesar dalam sejarah pemerintahan Kabupaten Jember.

Gus Fawait mengatakan memberikan tenggat waktu enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik untuk menunjukkan terobosan dan inovasi di sekolah masing-masing.

“Ini mungkin pelantikan terbesar sepanjang sejarah Kabupaten Jember. Saya beri waktu enam bulan untuk melakukan terobosan-terobosan, karena setiap enam bulan akan kita evaluasi,” ujar Gus Fawait.

Gus Fawait menegaskan bahwa sektor pendidikan harus menjadi instrumen utama dalam pengentasan kemiskinan jangka panjang di Jember. Oleh karena itu, para kepala sekolah diminta tidak hanya fokus pada capaian akademik, melainkan juga aktif mendorong prestasi non-akademik serta pengembangan karakter siswa.

“Pendidikan harus menjadi tools (alat) untuk pengentasan kemiskinan. Silakan para kepala sekolah beraktualisasi diri untuk melahirkan prestasi akademik maupun non-akademik,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menginstruksikan seluruh kepala sekolah untuk menjadi perpanjangan tangan pemerintah daerah dalam menyukseskan berbagai program strategis, baik dari pusat maupun daerah.

Program-program tersebut di antaranya Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, Universal Health Coverage (UHC), Peta Cinta, hingga program beasiswa daerah.

“Kepala sekolah harus ikut membantu sosialisasi program pemerintah. Menyelesaikan persoalan di Jember tidak bisa hanya dilakukan oleh satu dua OPD (Organisasi Perangkat Daerah) saja, tetapi harus dikerjakan bersama-sama,” imbuhnya.

Terkait posisi kepala sekolah yang saat ini masih dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt), Gus Fawait memastikan proses pelantikan definitif akan segera menyusul dalam waktu dekat.

“Insyaallah satu sampai dua minggu ke depan sisa posisi yang masih dijabat Plt akan segera menyusul untuk dilantik,” ungkapnya.

Di sisi lain, Pemkab Jember kini juga tengah fokus mengawal program revitalisasi infrastruktur sekolah. Gus Fawait mensyukuri keberhasilan pemkab dalam melobi pemerintah pusat sehingga Jember mendapatkan alokasi anggaran bantuan revitalisasi yang cukup besar tahun ini.

“Alhamdulillah kita mendapat bantuan revitalisasi yang besar dari pemerintah pusat. Tahun ini kami juga terus berjuang agar kuota revitalisasi sekolah semakin banyak,” katanya.

Bupati menambahkan, agar pengawasan proyek fisik revitalisasi sekolah ini diperketat guna mencegah terjadinya penyimpangan. Ia berharap pengawasan tidak hanya bertumpu pada Dinas Pendidikan, melainkan juga melibatkan peran aktif masyarakat dan jurnalis.

“Saya minta Dinas Pendidikan memperketat pengawasan. Kami tidak bisa mengawasi satu per satu, sehingga perlu dukungan dari pengawas, kepala sekolah, dan juga rekan-rekan media sebagai salah satu pilar demokrasi,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.