KabarBaik.co – Dampak kerusuhan yang terjadi di Kediri pada Sabtu (30/8) lalu masih terasa hingga kini. Tak hanya merusak gedung dan sejumlah aset Pemkab Kediri, insiden tersebut juga memukul pelaksanaan lelang kendaraan dinas.
Sedikitnya lima kendaraan dinas yang sudah didaftarkan untuk dilelang, hangus terbakar saat massa membakar fasilitas di area belakang Kantor Dispertabun. Kendaraan itu terdiri dari tiga unit mobil jenis Panther Futura dan Carry, serta dua unit sepeda motor Supra.
Kabid Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) BKAD Kabupaten Kediri, Imron Fanani, menyebut kendaraan tersebut sejatinya sudah tayang di situs KPKNL Malang sejak 1 September. Namun, akibat rusak parah, seluruhnya terpaksa ditarik dari daftar lelang.
“Kami sudah berkirim surat ke pihak KPKNL Malang untuk tidak melibatkan lima kendaraan yang rusak dalam pelaksanaan lelang,” ujar Imron, Senin (15/9).
Meski ada revisi, Imron memastikan pelaksanaan lelang tetap berlangsung sesuai jadwal. Proses lelang dijadwalkan selesai pada Rabu (24/9) mendatang sekaligus diumumkan pemenangnya.
Menurutnya, kondisi hangusnya kendaraan juga akan berpengaruh pada nilai jual karena tidak sesuai dengan laporan kondisi awal. “Secara otomatis harga menjadi jatuh, sehingga harus dikeluarkan dari daftar,” tambahnya.
Sebelumnya, Pemkab Kediri telah mendaftarkan 41 kendaraan dinas untuk dilelang, terdiri dari 29 sepeda motor dan 12 mobil. Seluruhnya merupakan aset lama yang sudah tidak produktif. Dengan adanya kerusuhan, daftar itu kini menyusut setelah lima unit ditarik.








