KabarBaik.co, Jember – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Jember melakukan langkah strategis melalui reorganisasi kepengurusan partai.
Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD Jawa Timur Agus Yudha, usai menghadiri pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) DPC PDI Perjuangan Jember pada Minggu (24/5).
Ia mengatakan, langkah ini diambil bukan sekadar formalitas, melainkan sebagai bentuk evaluasi dan regenerasi total dalam menyongsong agenda besar politik pada Pemilu 2029 mendatang, baik Pemilihan Legislatif (Pileg), Pemilihan Presiden (Pilpres), maupun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Dalam reorganisasi kali ini, PDIP Jember memberikan porsi yang sangat besar bagi generasi muda. Berdasarkan komposisi kepengurusan yang baru, keterwakilan anak muda atau kaum milenial dalam struktur partai mencapai 45 persen.
Agus menegaskan, langkah progresif merangkul kaum muda ini didasarkan pada pergeseran pola konsumsi informasi politik dalam iklim demokrasi saat ini.
“Hasil riset dari berbagai lembaga survei menunjukkan bahwa pada Pemilu 2024 lalu, pemilih muda di Jawa Timur mayoritas menggunakan media sosial sebagai acuan utama dalam menentukan pilihan politik mereka,” ungkapnya.
Pihak internal PDIP Jember menegaskan bahwa potensi besar anak muda ini harus dipersiapkan secara matang. Karakter anak muda yang dinilai masih sangat progresif dan idealis akan digembleng secara terarah.
“Anak muda ini adalah kader bangsa. Kita godok dan gembleng mereka di Kawah Candradimuka PDI Perjuangan agar menjadi kader yang mampu berkontribusi besar bagi kemajuan bangsa dan negara, utamanya untuk kemajuan Kabupaten Jember ke depan,” katanya.
Ia berharap, struktur baru ini bisa menciptakan kolaborasi solid antara energi baru dari anak-anak muda dengan pengalaman matang dari para kader senior yang sudah memiliki rekam jejak panjang serta jam terbang tinggi di lapangan.
“Pascapelantikan pengurus baru, seluruh kader PDI Perjuangan Jember diinstruksikan untuk langsung turun ke lapangan demi menunaikan tugas dan berjuang bersama masyarakat,” pungkasnya.(*)







