Pemkab Jember Distribusikan Armada Pikap dan Truk KDMP

oleh -153 Dilihat
Penyerahan bantuan kendaraan operasional KDKMP oleh Bupati Jember Muhammad Fawait. (Foto: Ist)
Penyerahan bantuan kendaraan operasional KDKMP oleh Bupati Jember Muhammad Fawait. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Jember – Langkah nyata dalam memperkuat roda ekonomi di tingkat desa terus dipacu oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember. Bupati Jember Muhammad Fawait secara resmi menyerahkan bantuan kendaraan operasional berupa truk dan mobil pikap untuk menyokong aktivitas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Bupati Jember Muhammad Fawait, mengungkapkan bahwa inisiasi KDKMP ini selaras dengan agenda nasional. Fokus utamanya adalah mengikis angka kemiskinan sekaligus mempercepat pemerataan ekonomi di wilayah perdesaan.

“Kami optimistis kehadiran Koperasi Merah Putih di tingkat desa dan kelurahan ini akan membawa dampak signifikan dalam menekan angka kemiskinan serta memperkecil jurang ketimpangan pendapatan di masyarakat,” ujar Fawait, Selasa (9/6).

Ia menambahkan, esensi dasar dari koperasi adalah gotong royong dan keadilan ekonomi. Melalui KDKMP, ruang pemberdayaan bagi pelaku usaha mikro akan terbuka lebih lebar, sehingga kue pembangunan bisa dinikmati hingga lapisan masyarakat paling bawah.

Hal ini juga sejalan dengan visi besar Presiden terkait penguatan ekonomi kerakyatan.
Mengisi Celah, Bukan Menjadi Pesaing Swasta
Menanggapi kekhawatiran yang beredar, Bupati Fawait meluruskan miskonsepsi mengenai peran KDKMP.

Ia menegaskan bahwa koperasi ini sama sekali tidak dirancang untuk menjatuhkan atau bersaing dengan pelaku usaha swasta.

“Jangan salah persepsi. Koperasi ini hadir justru untuk mengisi ruang-ruang kosong yang selama ini belum tersentuh oleh sektor swasta maupun korporasi besar. Targetnya adalah agar distribusi manfaat ekonomi bisa berjalan lebih merata,” jelasnya.

Salah satu fungsi krusial KDKMP ke depan adalah menjadi benteng bagi para petani lokal melalui penyerapan hasil panen gabah. Dengan keterlibatan koperasi, pemerintah dapat lebih mudah mengontrol dan memastikan harga gabah di tingkat petani tetap stabil dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Tak hanya itu, Pemkab Jember juga memproyeksikan KDKMP sebagai pemasok utama bahan baku untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Strategi ini disiapkan agar hasil bumi para petani desa bisa langsung diserap oleh pasar lokal secara optimal.

Di sisi lain, Komandan Kodim 0824/Jember, Rifqi Muhammad Syuhada, memaparkan bahwa progres pembentukan KDKMP di wilayah Jember menunjukkan tren positif. Saat ini, pembentukan koperasi telah rampung di 42 titik, yang berarti target awal yang diemban oleh Kodim telah tercapai 100 persen.

“Target kami, seluruh desa dan kelurahan di Jember sudah bisa terpenuhi pada Agustus 2026 mendatang. Tantangan utama di lapangan saat ini rata-rata berkisar pada penyediaan lahan yang harus disiapkan oleh masing-masing pihak desa,” ungkap Rifqi.

Pihaknya berharap, armada operasional yang baru saja diserahkan dapat langsung tancap gas membantu mobilitas koperasi, khususnya dalam mengangkut serapan gabah petani.

“Kami ingin program ini tidak sekadar menjadi seremonial, tetapi benar-benar menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi warga desa secara jangka panjang,” tegasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.