Pengamanan Suran Agung, Polres Kediri Kota Siapkan Ratusan Personel Gabungan

Reporter: Oktavian Yogi Pratama
Editor: Andika DP
oleh -266 Dilihat
Foto bersama usai pelaksanaan rakor lintas sektoral persiapan pengamanan Suro dan Suran Agung di Kota Kediri. (Foto: Oktavian Yogi Pratama)

KabarBaik.co – Polres Kediri Kota bersama stakeholder terkait, serta organisasi perguruan pencak silat menggelar rapat koordinasi (Rakor) lintas sektoral di Gedung Rupatama Mapolres Kediri Kota, Kamis (4/7).

Rakor lintas sektoral dalam rangka persiapan pengamanan kegiatan Suro dan Suran Agung, yang akan diselenggarakan pada 14 Juli mendatang, di Padepokan PSHT, Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

“Hari ini kami menyelenggarakan final cek, ini sudah kesekian kali kami melakukan koordinasi untuk mengawal dan mengamankan kegiatan satu suro dan suroan agung,” ucap Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji usai memimpin rakor, Kamis (4/7).

Mana kala ada hal-hal yang memiliki kerawanan tinggi, pihaknya akan mencoba mengeliminir dan komunikasikan dengan perguruan silat dan panitia

Baca juga:  Penjual Hewan Kurban di Kota Kediri Mulai Banjir Orderan

AKBP Bramastyo mengimbau anggota perguruan silat maupun masyarakat yang mengikuti kegiatan Suro dan Suran Agung agar mematuhi kesepakatan bersama demi keamanan, ketertiban dan lancarnya kegiatan tersebut.

“Ketentuan-ketentuan yang untuk ditaati bersama, salah satunya untuk mencegah terjadinya bentrok dengan perguruan silat yang di sepanjang jalan,” tegasnya.

Bramastyo juga melarang masyarakat yang mengikuti kegiatan Suran Agung datang dengan konvoi menggunakan motor.

Selain itu, pihaknya juga melarang masyarakat maupun anggota perguruan yang akan datang ke padepokan menggunakan mobil bak terbuka.

Baca juga:  Sehari, Bro Ronny Buru Rekom 2 Partai untuk Maju Pilkada Kota Kediri

“Ini demi keamanan masyarakat itu sendiri, karena kerawanannya cukup tinggi, itu akan kita tertibkan dan kita himbau untuk menggunakan mobil tertutup,” terang AKBP Bramastyo Priaji.

Polres Kediri Kota akan menyiapkan 475 personel gabungan, termasuk dari Kodim 0809/Kediri dan Satpol PP dan Dishub serta Pamter. “Jumlah tersebut akan bertambah manakala pemetaan kerawanan meningkat,” ujarnya.

Selain itu nantinya di lokasi perbatasan dan titik-titik yang sudah ditentukan juga akan dilakukan penyekatan dan pemeriksaan untuk mengantisipasi tingkat kerawanan.

“Manakala ada mobilisasi masa, diluar peserta yang terdaftar pada acara pengesahan warga baru masuk Kota Kediri maka akan di pulangkan kembali,” tegas Kapolres Bramastyo.

Baca juga:  Kapan 1 Muharam 1446 Hijriah? Ini Hasil Penetapan NU dan Muhammadiyah

Begitu pula masyarakat atau anggota perguruan silat yang menggunakan kendaraan bak terbuka, maka petugas akan melakukan tindakan tegas dengan melakukan sangsi tilang.

“Saat itu juga kita pinggirkan dan kita tilang, kalo tidak sesuai dengan peruntukannya, termasuk kendaraan roda dua, knalpot tidak sesuai spektek, semuanya akan kita tertibkan,” tegas AKBP Bramastyo Priaji.

Bramastyo juga menambahkan saat ini juga sudah dilakukan patroli skala besar guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif jelang 1 Suro. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.