KabarBaik.co, Blitar – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Blitar menyiapkan strategi jemput bola untuk mempercepat perekaman kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Langkah tersebut dilakukan menyusul masih adanya ribuan warga yang telah memenuhi syarat usia, namun belum melakukan perekaman.
Kepala Dispendukcapil Kota Blitar Wahyu Eko Surono mengatakan petugas akan menyasar sekolah-sekolah hingga rumah warga untuk memberikan layanan perekaman secara langsung. Upaya itu dilakukan agar target kepemilikan dokumen kependudukan dapat segera tercapai.
“Strategi jemput bola kami lakukan supaya pelayanan lebih cepat dan menjangkau warga yang belum sempat datang ke kantor Dispendukcapil,” ujarnya, Selasa (9/6)
Menurut Wahyu, hingga saat ini masih terdapat sekitar 1.176 penduduk Kota Blitar yang telah berusia 17 tahun tetapi belum melakukan perekaman e-KTP. Karena itu, pihaknya terus melakukan percepatan agar seluruh warga yang wajib memiliki identitas kependudukan dapat segera terlayani.
Dia menjelaskan kepemilikan e-KTP sangat penting karena menjadi dokumen dasar dalam berbagai layanan administrasi. Mulai dari pendidikan, kesehatan, perbankan hingga pelayanan publik lainnya.
“e-KTP menjadi identitas resmi yang dibutuhkan dalam banyak urusan administrasi. Karena itu kami berharap masyarakat yang sudah memenuhi syarat segera melakukan perekaman,” katanya.
Selain mendatangi sekolah, Dispendukcapil juga akan menyasar warga yang memiliki keterbatasan untuk datang ke kantor pelayanan. Dengan cara tersebut, pemerintah berharap tidak ada lagi warga yang tertinggal dalam kepemilikan dokumen kependudukan.
“Kami ingin seluruh warga yang sudah wajib KTP bisa segera memiliki identitas resmi sehingga hak-hak administrasinya juga terpenuhi,” pungkasnya. (*)






