KabarBaik.co, Jember – Hujan lebat disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Jember pada Sabtu sore (4/4) mengakibatkan sebuah pohon trembesi berukuran besar tumbang di Desa Sukosari, Kecamatan Sukowono. Insiden ini sempat melumpuhkan aktivitas lalu lintas dan merusak fasilitas publik.
Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kabupaten Jember Edy Budi Susilo mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi tepatnya di Dusun Sasisumberlotong, RT 03/RW 08, Desa Sukosari sekitar pukul 15.00 WIB.
Cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang mulai melanda wilayah tersebut sejak sore hari.
“Akibat terjangan angin, sebuah pohon jenis trembesi dengan diameter keliling mencapai 100 centimeter tumbang ke arah badan jalan,” ujarnya, Minggu (5/4).
Selain menutup akses utama bagi kendaraan roda empat, tumbangnya pohon tersebut juga menimpa kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) di lokasi kejadian, yang berpotensi membahayakan warga sekitar dan pengguna jalan.
Edy mengatakan setelah mendapat laporan warga, tim reaksi cepat BPBD Kabupaten Jember segera menuju lokasi untuk melakukan kaji cepat dan koordinasi antarunsur terkait.
“Proses evakuasi dilakukan secara kolaboratif melibatkan, petugas gabungan mulai dari BPBD, TNI dan Polri, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Perangkat Desa,” ungkap Edy.
Petugas gabungan bahu-membahu melakukan pemotongan batang pohon menggunakan gergaji mesin untuk membuka kembali akses jalan yang sempat lumpuh.
Kondisi Terkini dan Mitigasi
Pada pukul 19.30 WIB, Pusdalops BPBD Jember menyatakan penanganan telah selesai. Pohon yang tumbang sudah berhasil dievakuasi seluruhnya dari badan jalan.
“Kondisi saat ini aman terkendali. Pohon tumbang sudah tertangani dan arus lalu lintas kembali normal,” katanya.
Sebagai langkah mitigasi ke depan, BPBD merekomendasikan kepada dinas terkait untuk melakukan pemangkasan pohon-pohon yang rawan tumbang, terutama di area pemukiman dan pinggir jalan protokol.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada dan rutin memantau perkembangan cuaca guna menghindari potensi bencana serupa di tengah cuaca ekstrem.(*)








