Prihatin Peringkat Liga, PSSI Ingin Tambah Strata Kompetisi Jadi 4 Kasta

Editor: Dian Kurniawan
oleh -189 Dilihat
Ketua Umum PSSI Erick Thohir (tengah) berencana menggulirkan kompetisi strata keempat untuk meningkatkan kualitas Liga Indonesia. (Foto: istimewa/PSSI)

KabarBaik.co – Strata kompetisi Liga Indonesia tampaknya bakal bertambah. Saat ini, di Indonesia hanya menggulirkan tiga strata kompetisi. Yakni kasta tertinggi adalah Liga 1, kemudian ada Liga 2 dan yang terendah yaitu Liga 3. Untuk meningkatkan kualitas kompetisi sepak bola Indonesia, bakal digulirkan Liga 4 sebagai bentuk terobosan demi kemajuan sepak bola tanah air.

Menurut data terbaru federasi sepak bola Asia, AFC, kualitas Liga Indonesia masih kalah level jika dibandingkan dengan Liga Filipina dan Singapura. Secara koefisien, Liga Indonesia di bawah mereka.

Diketahui jika Liga Indonesia saat ini berada di peringkat ke-28 dari 47 negara yang tergabung di AFC. Sementara di kawasan Asia Tenggara, Liga Indonesia menempati posisi keenam dari 10 negara.

Di saat Timnas Indonesia udah bisa bersaing hingga bertengger di separuh atas zona Asia, tapi liga masih stagnan. Apa yang perlu dilakukan PSSI untuk mengembangkan liga agar menjadi lebih baik?

Baca juga:  Demi Sepak Bola Wanita, Vinanda Prameswati Ditunjuk Pimpin ASBWI Kota Kediri

Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang kecewa meminta PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) membenahi kompetisi sepak bola Tanah Air. Tidak hanya perubahan manajerial dan pelaksanaan liga yang dikelola PT LIB

Erick juga mendesak membentuk Liga 4 sebagai bentuk terobosan demi kemajuan sepak bola Indonesia. Untuk itu, dia memastikan transformasi Liga Indonesia akan segera dilakukan. Liga 4 digelar guna meningkatkan mutu sepak bola Tanah Air dalam tempo dua tahun ke depan.

“Liga harus bisa bertransformasi. Ada yang salah jika liga kita sekarang nomor 28 di Asia dan nomor 6 di Asia Tenggara. Jika Liga 1 dan 2 harus bertransformasi, kami akan mendorong kompetisi untuk Liga 4, Liga 3, yang selama ini terkatung-katung, akan kita coba dorong dengan perbaikan manajemen liga,” ujar Erick.

Baca juga:  Warga Gresik, Tim Laskar Joko Samudro Butuh Doa untuk Tembus Semifinal

“Oleh sebab itu saya minta seluruh stakeholder mendukung niat baik ini. Harus ada terobosan. Jika ada yang tidak mau, ya jangan salahkan jika tertinggal,” sambungnya saat membuka Kongres Biasa PSSI 2024 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Senin (10/6).

Dijelaskan, tingkat kompetisi akan memengaruhi prestasi Timnas Indonesia. Selain itu, para suporter juga akan merasakan dampak positif dengan kemajuan kompetisi-kompetisi di Indonesia.

“Ketika suporter ingin pulang ke rumah tentu saja harus selamat. Ini tanggung jawab dari kompetisi dan klub, jadi kami akan terus melakukan terobosan,” sebutnya.

“Kami harus berjalan cepat seperti kereta cepat di mana penumpangnya merasakan kenyamanan dan selamat sampai tujuan,” ungkap pria yang juga Menteri BUMN itu.

Baca juga:  6 Pemain Abroad, Ramaikan Persaingan Timnas Indonesia U-23

PSSI sebenarnya sudah mulai meningkatkan nilai Liga 1 dengan diadakannya VAR sejak babak Championship Series kemarin. Tetapi, VAR saja tidak cukup dan harus ada beberapa terobosan ke depan.

“Kami sudah ada VAR tetapi kami harus melakukan perbaikan sistem di kompetisi untuk tahun ini. Ini harus didukung oleh semua stakeholder yang mempunyai niat baik untuk sepak bola Indonesia,” tutup Erick.

Dalam kongres ini, juga akan ada penambahan kuota pemain asing menjadi delapan nama setiap klub Liga 1 2024/2025. Tujuannya, agar klub-klub Liga 1 bisa bersaing di Asia sehingga mampu menjadi indikator kenaikan peringkat kompetisi Indonesia. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.