Taman Safari Indonesia Kembali Hadirkan Lomba Foto Satwa ke-33

Reporter: Zia Ulhaq
Editor: Hairul Faisal
oleh -79 Dilihat
Sesi pemotretan oleh peserta lomba IAPVC 2024 yang ke-33 dengan tema "Soul of the Wild". (Foto: Zia Ulhaq)

KabarBaik.co – Taman Safari Indonesia dengan bangga mengumumkan peluncuran International Animal Photo & Video Competition (IAPVC) 2024 yang ke-33 dengan tema “Soul of the Wild”.

Perhelatan tahunan yang didukung PT Datascrip dan Canon Indonesia itu merupakan komitmen Taman Safari Indonesia dalam mengedukasi masyarakat tentang konservasi satwa, melindungi satwa liar, dan melestarikan habitatnya di Indonesia.

Tahun ini, roadshow IAPVC akan mengunjungi tiga kota. Dimulai dari Taman Safari Prigen pada 15-16 Juni 2024, Solo Safari pada 20-21 Juli, dan berakhir di Taman Safari Bogor pada 27-28 Juli 2024. Setiap kota akan menjadi panggung bagi pameran karya terbaik, workshop, serta sesi berbagi pengalaman dengan para fotografer dan videografer profesional.

Tidak lupa juga Taman Safari Indonesia memperkenalkan kategori baru yaitu ’Photo Enthusiast’ yang ditujukan bagi peserta berusia 10-18 tahun. Kategori ini bertujuan untuk mendorong partisipasi generasi muda dalam upaya konservasi, menanamkan kecintaan dan kepedulian terhadap satwa sejak dini.

Jajaran juri kompetisi IAPVC 2024 diisi tokoh-tokoh ternama dalam bidang fotografi. Mulai dari Arbain Rambey, fotografer senior yang dikenal atas karya-karya jurnalistik dan dokumenternya yaitu Regina Safri, fotografer profesional dengan pengalaman luas dalam memotret satwa liar dan alam yakni Alexander Thian, dan travel blogger dan fotografer terkenal yang kerap membagikan kisah petualangannya melalui media sosial yaitu Adam Zagr.

Belum lagi fotografer dan perwakilan dari Canon Datascrip serta Agus Santoso, Board Member Taman Safari Indonesia Group. Kategori kompetisi terdiri dari kategori endemic animal untuk memamerkan keanekaragaman hayati satwa endemik Indonesia dan general untuk menampilkan berbagai jenis satwa liar dari seluruh dunia.

Selain itu, ada pula kategori sosial media yang terbuka untuk semua kalangan, bukan hanya fotografer profesional. Semua orang dapat berpartisipasi dan berbagi karya mereka di platform media sosial.

”Kami sangat bangga bisa melanjutkan tradisi ini selama 33 tahun dan melihat antusiasme yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Melalui roadshow ini kami berharap dapat menyebarkan kesadaran tentang pentingnya melestarikan satwa liar dan menginspirasi lebih banyak orang untuk terlibat dalam usaha konservasi, terutama untuk generasi muda sekarang,” ujar Hans Manansang, Direktur Pemasaran Taman Safari Indonesia. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.