Wakil Terakhir Indonesia, Kans Nurul Akmal Bawa Pulang Medali

oleh -133 Dilihat
1108 Naskah Olahraga Indonesia Olimpiade Paris 2024 Jadwal
Aksi lifter putri Indonesia Nurul Akmal pada ajang Olimpiade Tokyo 2020 lalu. (Foto: istimewa/Getty Images)

KabarBaik.co – Perjuangan atlet Indonesia pada ajang Olimpiade Paris 2024 belum selesai. Masih ada atlet angkat besi putri Nurul Akmal yang akan bertanding sebagai wakil pamungkas Indonesia pada ajang olahraga multievent terakbar empat tahunan edisi ke-32 itu.

Sejauh ini, Indonesia sudah mengoleksi dua medali emas Olimpiade Paris yang diraih oleh Veddriq Leonardo dari cabor panjat tebing dan Rizky Juniansyah dari cabor angkat besi. Medali perunggu, dipersembahkan Gregoria Mariska Tunjung lewat badminton.

Nah, Nurul Akmal akan melanjutkan ‘tongkat estafet’ perjuangan tim Merah Putih, untuk bisa meraih prestasi terbaik pada hari pamungkas Olimpiade Paris 2024, Minggu (11/8) sore ini. Ini akan jadi Olimpiade kedua bagi Nurul setelah debut pada edisi Tokyo 2020 lalu.

Nurul Akmal akan mentas di kelas +81 kg putri. Lifter berusia 31 tahun asal Aceh tersebut akan menjadi harapan terakhir Indonesia untuk tambahan medali. Kendati peluang Nurul di kelas +81 kg putri untuk meraih medali emas sangat berat.

Pasalnya, masih bercokol pesaing utama dan terberatnya yaitu lifter asal China Li Wen Wen. Dia bukan sekadar juara bertahan Olimpiade saja. Li Wen Wen juga merupakan pemegang rekor Olimpiade dan rekor dunia sekaligus. Baik snatch (148kg), clean & jerk (187kg), maupun total angkatan (335kg), semua catatan tertinggi saat ini dibukukan oleh atlet berusia 24 tahun itu.

Sepanjang kariernya, cuma dua kali atlet berusia 24 tahun itu gagal merebut emas yaitu saat debut dan karena cedera. Namun, Li Wen Wen tetap mendominasi di kelas berat angkat besi ketika mengalami cedera di Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2023.

Selain bersaing dengan Li Wen Wen, masih ada peraih medali perak Olimpiade Tokyo Emily Campbell asal Britania Raya dan menghadapi 9 atlet kontingen dari negara lain. Amel, sapaan akrab Nurul Akmal, finis di posisi kelima pada Olimpiade Tokyo.

Bakal menghadapi tantangan berat tak lantas membuat kesempatan Amel benar-benar tertutup. Apapun bisa terjadi di panggung Olimpiade. Seperti yang diraih Rizky Juniansyah beberapa hari lalu. Rizki yang tampil di kelas 73 kg dan mendapatkan medali emas.

Padahal, kans untuk meraih medali emas hampir tertutup ketika tertinggal 10kg dari Shi Zhi Yong (China) setelah angkatan snatch. Beruntung, Shi gagal total di angkatan clean and jerk hingga dinyatakan DNF dan tidak masuk dalam peringkat akhir. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Dian Kurniawan


No More Posts Available.

No more pages to load.