KabarBaik.co- Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang mengunjungi rumah duka keluarga Putri Apriyani di Desa Rambatan Wetan, Blok B RT 011/003, Kecamatan Sindang, Minggu (24/8) pagi. Hadir ikut mendampingi Kapolsek Sindang AKP Suhendi, Kehadiran mereka itu sebagai bentuk empati sekaligus dukungan moril kepada keluarga korban yang tengah berduka.
Baca Juga: BREAKING NEWS! Beredar Video Detik-detik Penangkapan DPO Bripda Alvian Sinaga
Kunjungan Kapolres tersebut disampaikan oleh Toni RM, kuasa hukum keluarga korban. Dalam kesempatan itu, kata Toni, Kapolres menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian Putri Apriyani yang meninggal dunia karena dibunuh oleh Bripda Alvian Maulana Sinaga, oknum anggota Polri.
“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhumah Putri Apriyani. Kami pastikan kasus ini ditangani secara tegas dan transparan, tanpa pandang bulu meskipun pelaku adalah anggota Polri sendiri,” ujar Kapolres sebagaimana dituturkan Toni RM seperti diunggah dalam akun Instagramnya.
Lebih lanjut, Kapolres memastikan bahwa pelaku yang ditangkap aparat kepolisian dan videonya telah beredar luas di media sosial adalah benar Alvian Maulana Sinaga. Setelah dilakukan pengejaran hingga Nusa Tenggara Barat (NTB), Alvian akhirnya berhasil ditangkap dan kini dalam perjalanan menuju Polres Indramayu untuk menjalani pemeriksaan.
Toni menambahkan, Kapolres juga menyampaikan bahwa pelaku tidak akan dilindungi. Hal itu sudah dibuktikan dengan pengejaran hingga ke NTB. Selanjutnya, proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan. Menurut Toni, kehadiran Kapolres ke rumah duka menjadi bukti keseriusan Polri dalam menangani kasus ini.
Selain memberikan penguatan bagi keluarga korban, langkah tersebut juga menunjukkan komitmen bahwa setiap bentuk pelanggaran hukum akan ditindak tegas, meski dilakukan oleh anggota kepolisian. ”Terima kasih Bapak Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang sudah datang ke keluarga korban meyampaikan belasungkawa,” pungkasnya. (*0









