850 Santri Pagar Nusa Jombang Resmi Dibaiat, Siap Jadi Penjaga Bangsa

oleh -96 Dilihat
WhatsApp Image 2026 01 25 at 2.24.47 PM
Para santri Pagar Nusa Jombang saat mengikuti pembaiatan (istimewa)

KabarBaik.co — Pimpinan Cabang (PC) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Jombang, Jawa Timur, secara resmi mengesahkan sebanyak 850 warga baru dalam sebuah prosesi pembaiatan yang digelar di GOR Hasbullah Said, Tambak Beras, Jombang, Minggu (25/1).

Pembaiatan ini menjadi penanda kesiapan ratusan santri Pagar Nusa untuk mengambil peran sebagai generasi penjaga bangsa, dengan mengedepankan nilai-nilai kedamaian, persatuan, serta ajaran Islam rahmatan lil alamin.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan upacara pembukaan, dilanjutkan prosesi pembaiatan oleh PW Pagar Nusa Jawa Timur, tahlil bil ihtisor, pementasan seni, ijazahan, hingga mushafahah yang diikuti ratusan santri PSNU Pagar Nusa Jombang. Seluruh rangkaian berlangsung khidmat dan penuh makna.

Ketua PC PSNU Pagar Nusa Jombang, Kriswanto, menjelaskan bahwa pembaiatan warga baru merupakan agenda rutin tahunan yang terus mengalami peningkatan jumlah peserta.

“Untuk tahun 2026, terdapat 850 santri Pagar Nusa di Jombang yang telah melalui proses pembinaan panjang. Usia termuda yang dibaiat adalah 15 tahun. Ini menjadi bukti komitmen kami dalam menjaga kualitas kader,” ujar Kriswanto.

Ia menilai meningkatnya jumlah peserta mencerminkan tingginya antusiasme generasi muda untuk mempelajari pencak silat yang berpadu dengan nilai keislaman dan kebangsaan khas Nahdlatul Ulama.

Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya jajaran pengurus PP Pagar Nusa, PW Pagar Nusa Jawa Timur, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Jombang, Polres Jombang, Kodim, dan badan otonom PCNU Jombang.

Menurut Kriswanto, Pagar Nusa tidak semata-mata mengajarkan kemampuan bela diri, tetapi juga membentuk karakter santri agar memiliki kepribadian yang kuat dan berakhlak.

“Pagar Nusa mendidik generasi muda agar kuat secara fisik, rendah hati dalam sikap, dan selalu membawa kedamaian di mana pun berada,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum PP Pagar Nusa, KH M Sholahul’am Notobuwono, berpesan agar para santri yang telah dibaiat senantiasa siap menghadapi tantangan zaman dengan jiwa ksatria.

“Pagar Nusa harus menjadi pagar yang kokoh untuk melindungi umat dan bangsa. Yang terpenting, jadilah teladan yang baik di tengah masyarakat,” ujarnya.

Dalam prosesi pembaiatan, Gus Aam—sapaan akrab KH M Sholahul’am—juga mengajak para anggota baru untuk menghayati nilai-nilai luhur Pagar Nusa yang diwariskan para ulama dan wali.

“Kalian adalah generasi penerus yang tidak hanya menguasai jurus pencak silat, tetapi juga menyerap kekuatan spiritual yang diwariskan oleh para pendahulu,” tegasnya.

Ia menambahkan, pembaiatan ini menjadi bukti peran Pagar Nusa dalam mencetak generasi muda yang siap menjaga keutuhan bangsa.

“Yang paling penting adalah menjaga kebersamaan dan keharmonisan. Dengan itu, semua tantangan bisa kita hadapi bersama,” kata Gus Aam.

Acara pengesahan ditutup dengan pembacaan ikrar anggota baru serta penyerahan atribut resmi Pagar Nusa.

Dengan bertambahnya 850 warga baru, PC Pagar Nusa Jombang diharapkan terus menjaga tradisi pencak silat sebagai warisan budaya, sekaligus memperkuat ketahanan bangsa melalui kader-kader yang tangguh dan berintegritas. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.