KabarBaik.co- Panggung Dangdut Academy (DA) 7 menyajikan plot twist di detik akhir. Setelah persaingan ketat mulai grand final hingga Konser Kemenangan, akumulasi virtual gift akhirnya memastikan Tasya Tangerang Selatan keluar sebagai Juara I DA7, menyalip Valen Pamekasan yang sempat unggul sementara berkat dukungan besar dari para tokoh dan pengusaha nasional.
Sebelumnya, Valen asal Pamekasan mencuri perhatian publik setelah Bos Bawang Mas Group memborong virtual gift kategori D’Sultan, yang membuat pelajar MAN 1 Pamekasan itu melesat ke puncak klasemen sementara.
Dukungan bergengsi juga mengalir dari Senator Jatim Cak Nawardi dan Lia Istifhama, Wakil Bupati Pamekasan, Risma Catering Makkah, hingga virtual gift D’Bos yang turut datang dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Emil Dardak.
Namun, dinamika live voting DA7 kembali membuktikan bahwa hasil akhir bisa berubah dalam hitungan menit. Menjelang penutupan acara, basis pendukung Tasya menggencarkan kiriman virtual gift secara masif dan konsisten, hingga akhirnya akumulasi poinnya melampaui Valen.
Pengumuman resmi di penghujung acara memastikan Tasya mengunci gelar Juara I Dangdut Academy 7, disambut sorak sorai pendukungnya. Sementara itu, Valen tetap mendapat apresiasi tinggi publik atas pencapaiannya menembus grand final dengan dukungan luas dari tokoh nasional dan kebanggaan daerah Madura.
Hasil ini menutup perjalanan DA7 dengan cerita penuh drama. Bukan hanya adu kualitas vokal dan panggung, tetapi juga adu solidaritas, loyalitas penggemar, dan kekuatan virtual gift yang menentukan nasib para finalis.
Hasil akumulasi virtual gift, Tasya mmperoleh total 407.360.300 koin, dan Valen Pamekasan mendulang total 359.843.700 koin. Jika diasumsikan satu koin Rp 20, maka kiriman gift untuk Tasya lebih dari Rp 8 miliar, dan Valen hampir Rp 7,2 miliar. Sebagai juara 1, Tasya dapat uang tunai Rp 300 juta, dan Valen juara 2 mendapatkan Rp 200 juta serta sejumlah hadiah lain.
Dangdut Academy 7 pun berakhir dengan kisah cerita seperti diduga sebagian kalangan, drama bakal menyajikan sebuah plot twist. Tasya ”si kuda hitam” sebagai pemenang, dan Valen Pamekasan ”Sang Pangeran Dangdut” sebagai simbol kebanggaan daerah yang sempat mengguncang puncak klasemen, harus tergeser di ujung harapan. (*)






