KabarBaik.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) fokus mengerjakan revitalisasi pedestrian sekaligus penataan saluran drainase pada tahun ini. Proyek tersebut ditargetkan rampung dalam 120 hari dengan total anggaran Rp 22,3 miliar.
Kabid Bina Marga DPUPR Kota Batu, Eko Setiawan mengatakan, revitalisasi dilakukan untuk mempercantik wajah Kota Batu sebagai barometer wisata Jawa Timur. Sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.
“Pengerjaan pedestrian dimaksudkan agar pejalan kaki lebih nyaman dan bisa leluasa menikmati udara segar Kota Batu. Dengan pedestrian yang tertata, penggunaan kendaraan juga bisa ditekan sehingga mengurangi polusi udara,” jelas Eko di Balaikota Among Tani, Kota Batu, Rabu (10/9).
Ada 10 titik lokasi yang menjadi fokus pengerjaan, yaitu Jalan Soekarno, Dewi Sartika, Sultan Agung, Agus Salim, Trunojoyo, Brantas, Gajah Mada, Kawi, Sultan Hasan Halim, dan Patimura. Menurut Eko, spesifikasi pekerjaan meliputi pemasangan drainase dengan u ditch atau box culvert sesuai ukuran masing-masing lokasi serta pedestrian dengan material stamp concrete.
“Penataan drainase ini bertujuan agar aliran air lebih lancar dan dapat mengurangi genangan ketika musim hujan,” tegas Eko. (*)








