KabarBaik.co, AS – Gedung Putih pada Minggu (22/2) memastikan bahwa Amerika Serikat memberikan dukungan intelijen kepada pemerintah Meksiko dalam operasi besar yang mengakibatkan kematian pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG).
“Amerika Serikat memberikan dukungan intelijen kepada pemerintah Meksiko untuk membantu operasi di Tapalpa, Jalisco, Meksiko, di mana Nemesio ‘El Mencho’ Oseguera Cervantes, seorang gembong narkoba terkenal dan pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco, telah dilenyapkan,” kata juru bicara Karoline Leavitt di X.
Leavitt mengatakan ‘El Mencho’ adalah “target utama” bagi Meksiko dan AS sebagai salah satu penyelundup fentanyl terbesar ke Amerika Serikat.
Selain itu, ujar Leavitt, Presiden AS Donald Trump telah menetapkan CJNG sebagai organisasi teroris asing tahun lalu.
“Dalam operasi ini, tiga anggota kartel lainnya tewas, tiga terluka, dan dua ditangkap,” katanya, seraya memuji militer Meksiko atas kerja sama dan keberhasilan pelaksanaan operasi tersebut.
Sebelumnya, Wakil Menteri Luar Negeri AS Christopher Landau, yang sebelumnya menjabat sebagai duta besar untuk Meksiko, menyambut baik operasi tersebut, dengan mengatakan bahwa itu adalah “perkembangan besar” bagi Meksiko, AS, serta seluruh Amerika Latin.
Tewasnya El Mencho memicu respons kekerasan yang meluas dan cepat, dengan adanya blokade jalan, pembakaran kendaraan, dan bentrokan bersenjata yang dilaporkan di beberapa negara bagian tempat CJNG beroperasi, termasuk Tamaulipas, Michoacan, dan Nayarit.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menyerukan ketenangan setelah operasi tersebut, yang mengakibatkan berbagai blokade dan reaksi lainnya, seraya memastikan bahwa pemerintah telah berkoordinasi erat dengan semua negara bagian untuk tetap mendapatkan informasi terbaru. (ANTARA)






