KabarBaik.co – Insiden seorang balita terkunci di dalam mobil terjadi di Perumahan CTS, Jl. Kejawan Putih Tambak XXII – A, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, pada Kamis (3/4) sore. Bocah bernama Devandra, yang berusia sekitar dua tahun, tidak sengaja mengunci dirinya di dalam mobil Toyota Fortuner milik ayahnya, Nanang Chosim.
Kejadian bermula ketika Nanang tengah memanaskan mobilnya. Devandra ikut masuk ke dalam kendaraan, sementara sang ayah keluar sejenak untuk membuka pagar rumah. Tanpa disadari, anak tersebut memainkan kunci mobil hingga mengaktifkan sistem penguncian otomatis. Dalam hitungan detik, seluruh pintu terkunci, dan kaca dalam keadaan tertutup rapat.
Mengetahui anaknya terkunci di dalam, Nanang berusaha membuka pintu, namun tidak berhasil. Panik dengan situasi tersebut, keluarganya segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya. Laporan diterima pada pukul 16.11 WIB dari seorang warga bernama Linda. Tim penyelamat dari Pos Keputih langsung dikerahkan dan tiba di lokasi enam menit kemudian.
“Kami bergerak cepat begitu menerima laporan karena situasi seperti ini sangat berisiko, terutama mengingat usia anak yang masih sangat kecil,” ujar Wasis Sutikno, Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya.
“Balita dalam kondisi terjebak di ruang tertutup bisa mengalami sesak napas jika tidak segera ditangani,” tambahnya.
Setelah melakukan koordinasi dengan keluarga, petugas memutuskan untuk membongkar kaca kecil bagian tengah mobil guna membuka kunci dari dalam. Upaya ini dilakukan dengan persetujuan penuh dari pemilik kendaraan. Berkat kecepatan dan ketepatan tindakan, Devandra berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat tanpa mengalami cedera.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya mengingatkan masyarakat untuk selalu mengawasi anak-anak saat berada di dalam kendaraan.
“Kami mengimbau agar orang tua tidak meninggalkan anak sendirian di dalam mobil, meskipun hanya sebentar. Pastikan kunci dalam pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya. (*)