Bekas Asrama Polisi Jombang Tempat Ditemukannya Mayat Ibu Anak Mangkrak 10 Tahun

oleh -46 Dilihat
WhatsApp Image 2026 02 26 at 3.40.46 PM
Penampakan dari atas bekas bangunan Aspol yang sudah 10 tahun terbengkalai (Teguh Setiawan)

KabarBaik.co, Jombang – Polisi memastikan lokasi penemuan dua jenazah perempuan di Desa Rejoagung, Ploso, Jombang, merupakan bangunan bekas asrama polisi yang telah lama terbengkalai.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander mengatakan tempat kejadian perkara (TKP) berada di eks Asrama Polri Polsek Ploso, Desa Rejoagung.

“Lokasi TKP adalah eks Asrama Polri Polsek Ploso di Desa Rejoagung. Bangunan peninggalan Belanda ini memang sudah tidak digunakan lagi sejak tahun 2014,” ujar Dimas dalam keterangannya, Kamis (26/2).

Menurut Dimas, berdasarkan data yang dihimpun pihaknya, bangunan tersebut sempat difungsikan sebagai asrama anggota Polsek Ploso pada kurun waktu 2000 hingga 2014.

“Sejak tahun 2014, bangunan tersebut dikosongkan dan tidak lagi digunakan untuk keperluan dinas maupun hunian,” imbuhnya.

Ia menjelaskan kondisi bangunan yang terbengkalai selama kurang lebih 10 tahun membuat area sekitar tampak rimbun dan kurang terawat.

“Halaman bekas asrama tersebut juga dimanfaatkan warga sebagai ladang jagung,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, warga Desa Rejoagung kecamatan Ploso, Jombang digegerkan dengan penemuan dua sosok jenazah perempuan di area bekas asrama tersebut.

Penemuan itu bermula dari kecurigaan warga terhadap sebuah kendaraan yang terparkir cukup lama di lokasi.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian kedua korban. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.