KabarBaik.co, Jember – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Jember mengakibatkan kenaikan debit air di Sungai Kalijompo. Akibatnya, satu rumah warga di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, mengalami kerusakan cukup parah setelah tembok rumahnya jebol dihantam arus banjir luapan.
Bencana ini bermula pada Kamis (12/2) lalu. Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah setempat sejak pukul 12.00 WIB hingga tengah malam. Hal ini memicu luapan Sungai Kalijompo yang puncaknya terjadi sekitar pukul 22.00 WIB.
Derasnya arus sungai menghantam dinding rumah milik Chotijah, 50, yang berada tepat di bantaran sungai. Akibat hantaman air tersebut, tembok sepanjang 6 meter dengan tinggi 2 meter jebol seketika.
Beruntung, empat orang anggota keluarga yang menghuni rumah tersebut dilaporkan selamat.
Respons Cepat BPBD Jember
Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo mengatakan untuk menindaklanjuti informasi tersebut, tim BPBD Kabupaten Jember segera bergerak ke lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan pada Minggu (15/2).
Selain meninjau kerusakan, petugas juga mendistribusikan sejumlah paket bantuan logistik untuk meringankan beban korban.
“Kami distribusika paket sembako, paket tambahan gizi dan makanan siap saji, perlengkapan kebersihan dan terpal untuk penanganan darurat,” ujar Edy.
Saat ini, pemilik rumah dibantu warga sekitar tengah melakukan perbaikan tembok secara mandiri. Pihak BPBD Jember juga telah meneruskan laporan ini kepada dinas terkait, termasuk Dinas PUPR dan PRKPLH, untuk penanganan lebih lanjut pasca-kejadian.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, terutama yang tinggal di kawasan rawan bencana dan bantaran sungai, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir luapan maupun longsor susulan,” pungkasnya.(*)







