Bupati Mojokerto Dorong Gerakan PKK Berbasis Data, Fokus Tangani Stunting hingga Kemiskinan

oleh -236 Dilihat
Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa memberikan arahan kepada PKK.
Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa memberikan arahan kepada PKK.

KabarBaik.co, Mojokerto – Bupati Mojokerto Muhammad Albarra menegaskan pentingnya penguatan gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang berjalan secara terkoordinasi, terintegrasi, dan berbasis data. Hal ini dinilai krusial agar setiap program benar-benar tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Bupati yang akrab disapa Gus Barra saat membuka Rapat Kerja (Raker) Tim Penggerak PKK Kabupaten Mojokerto Tahun 2026, yang digelar di Hotel Vanda Gardenia Trawas, baru-baru ini.

Kegiatan ini dihadiri kader PKK se-Kabupaten Mojokerto dan menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor sekaligus menyelaraskan program PKK dengan arah pembangunan daerah terkini.

“Seluruh upaya tersebut hendaknya dilaksanakan secara terkoordinasi, terintegrasi, dan berbasis data, serta bersinergi dengan seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan lainnya,” tegasnya.

Menurut Gus Barra, Raker ini juga mencerminkan semangat baru dalam membangun kekompakan dari tingkat kabupaten hingga kecamatan. Dengan koordinasi yang solid, ia optimistis program PKK dapat berjalan lebih selaras.

“Harapannya, terwujud komitmen yang kuat dalam koordinasi dan sinkronisasi untuk menyatukan gerakan PKK dalam mendukung visi dan misi Pemerintah Kabupaten Mojokerto,” ujarnya.

Dalam arahannya, Bupati Mojokerto menekankan bahwa PKK sebagai mitra strategis pemerintah daerah harus mampu menjawab berbagai isu prioritas pembangunan, terutama melalui pendekatan berbasis data.

“Seluruh upaya tersebut hendaknya dilaksanakan secara terkoordinasi, terintegrasi, dan berbasis data, serta bersinergi dengan seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan lainnya,” tegasnya.

Ia juga menyoroti sejumlah persoalan strategis yang masih menjadi pekerjaan rumah bersama, seperti percepatan penurunan stunting, penanganan kemiskinan, serta peningkatan akses pendidikan.

Terkait stunting, Gus Barra menekankan pentingnya intervensi menyeluruh dan berkelanjutan melalui pendampingan di setiap fase kehidupan.

“Pendampingan ini harus dilakukan secara terpadu, tidak hanya dari aspek kesehatan, tetapi juga mencakup edukasi gizi, pola asuh, sanitasi lingkungan, serta peningkatan kesadaran keluarga,” jelasnya.

Selain itu, peran PKK dinilai vital dalam pengentasan kemiskinan melalui pendampingan keluarga secara tepat sasaran dan penguatan kemandirian ekonomi masyarakat.

“PKK diharapkan mampu memperkuat ketahanan keluarga agar lebih tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan sosial ekonomi,” imbuhnya.

Perhatian terhadap anak-anak yang tidak bersekolah juga menjadi sorotan. Ia mendorong PKK aktif menjangkau mereka melalui pendekatan keluarga dan masyarakat.

” Melalui pendekatan keluarga dan masyarakat, PKK diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan sekaligus membantu menghubungkan anak-anak tersebut dengan layanan pendidikan yang tersedia,” jelasnya.

Tak hanya itu, Gus Barra juga mendorong optimalisasi peran kelompok kerja (pokja), termasuk dalam pemberdayaan perempuan.

“Program perempuan berkarya diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, kreativitas, serta kemandirian ekonomi perempuan sehingga dapat berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh jajaran PKK terus berinovasi dan hadir sebagai solusi di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Mojokerto.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto, Shofiya Hanak Albarra, menyampaikan bahwa Raker tahun ini membahas program kerja 2026 yang disusun secara sinergis dengan berbagai perangkat daerah.

“Kegiatan raker ini kami harapkan dapat berjalan lancar, membawa keberkahan dan motivasi, serta menjadi penguat dalam pelaksanaan program kerja PKK di tahun 2026. Terima kasih atas kerjasama, dedikasi, dan kerja keras seluruh pihak dalam menjalankan amanah. Gerakan PKK memiliki peran aktif dalam pemberdayaan keluarga, sehingga harus terus bersinergi dan saling melengkapi,” tuturnya.(*)

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.