KabarBaik.co – Halaman rumah di kawasan Perum Citra Raya, Blok E1-8, Desa Pandanwanggi, Diwek, Jombang, mendadak jadi pusat perhatian. Bukan karena dekorasi mewah atau bangunan unik, melainkan karena puluhan bonsai cantik milik Mohamad Masrur seorang penghobi bonsai yang menyulap halaman rumahnya menjadi galeri seni hidup.
Bonsai yang ditata rapi dari berbagai jenis ini menarik perhatian para pengunjung dan sesama pecinta tanaman mini. Pria 48 tahun ini tak hanya merawat tanaman, tetapi juga memperlakukan mereka layaknya karya seni yang mempresentasikan keindahan dan kesabaran.
“Saya sudah ikut puluhan kontes bonsai, dari tingkat lokal sampai nasional,” ujar Masrur saat ditemui KabarBaik.co di rumahnya, Jumat (18/7).
Dari koleksinya, tampak beberapa jenis bonsai seperti ulmus mikro Thailand, cemara sargenti, hingga beringin dollar. Usia bonsai-bonsai tersebut berkisar antara 10 hingga 20 tahun.
Proses perawatan yang ia lakukan pun tidak main-main, mulai dari penyiraman, pemupukan, hingga pembentukan yang membutuhkan perhatian penuh dan ketelatenan.
“Butuh kesabaran ekstra. Menumbuhkan satu ranting saja bisa makan waktu berbulan-bulan,” ungkapnya.
Masrur mengungkapkan hobinya ini tak sekadar menyalurkan kecintaan pada tanaman, tetapi juga membuka peluang ekonomi.
Ia pernah menjual salah satu koleksi bonsainya, jenis santigi, seharga puluhan juta rupiah usai mengikuti pameran di Bojonegoro.
“Bonsainya memang tidak besar, tapi kualitasnya sangat bagus,” jelasnya.
Bagi yang baru ingin memulai merawat bonsai, Masrur menyarankan agar tidak tergiur harga murah.
“Investasi pada bonsai yang berkualitas akan lebih menguntungkan di masa depan,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya mengenali karakter masing-masing pohon.
“Ada yang suka air, ada juga yang tidak. Kita harus pahami kebutuhan tiap pohon,” ucapnya.
Untuk media tanam, ia menggunakan campuran pupuk kambing, pasir malang, dan sekam agar menciptakan lingkungan tumbuh yang optimal.
Dengan dedikasinya, Masrur telah membuktikan bahwa bonsai bukan sekadar tanaman hias, melainkan representasi seni yang lahir dari cinta terhadap alam dan ketekunan. (*)
Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini







