KabarBaik.co – Anggaran fantastis nyaris menyentuh angka Rp 1 miliar digelontorkan Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Sidoarjo. Dana sebesar itu dialokasikan untuk pengadaan bibit tanaman, khususnya benih padi dan jagung dalam rangka mendukung program ketahanan pangan.
Kepala Dispaperta Sidoarjo Eni Rustianingsih, mengatakan bahwa pengadaan bibit ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang melibatkan unsur TNI dan Polri. Pelibatan dua institusi tersebut dilakukan dalam pelaksanaan program secara langsung di lapangan.
“Itu untuk program ketahanan pangan bersama TNI dan Polri,” ucapnya, Minggu (13/4).
Eni menegaskan bahwa program tersebut bukan merupakan kelanjutan dari program sebelumnya, melainkan program baru yang langsung berasal dari pemerintah pusat. “Perintah dari pusat mas, dari presiden,” ujarnya.
Berdasarkan dokumen Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), pengadaan benih tersebut dilakukan melalui metode penunjukan langsung. Paket pekerjaan ini tercatat memiliki nilai HPS (Harga Perkiraan Sendiri) sebesar Rp 783 juta, dengan pagu anggaran mencapai Rp 966 juta.
Pengadaan bibit ini difokuskan pada dua komoditas utama yakni benih padi dan benih jagung. Keduanya termasuk dalam kategori Klasifikasi Baku Komoditas Indonesia (KBKI) 2015 yang dianggap strategis dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
Sejumlah syarat administratif dan teknis ditetapkan bagi penyedia proyek. Di antaranya, memiliki izin usaha perdagangan besar palawija, pengalaman sejenis dalam pengadaan benih, serta komitmen tinggi terhadap integritas dalam pelaksanaan kegiatan.
Dalam proyek ini, hanya satu perusahaan yang tercatat sebagai penyedia jasa pengadaan, yakni CV Mega Raya. Perusahaan tersebut menjadi pihak yang dipercaya untuk mengeksekusi proyek pengadaan bibit yang menyedot anggaran hampir Rp 1 miliar. (*)









