Eksportir Kendang Blitar Waspadai Dampak Perang Dagang AS-China

oleh -308 Dilihat
9bbd1491 561b 44d1 8175 4546903ad527 scaled
Produk Kendang yang diekspor (Foto: Calvin Budi Tandoyo)

KabarBaik.co– Perang dagang antara Amerika Serikat dan China mulai berdampak pada pelaku ekspor lokal, termasuk CV Cherry Blossom, eksportir kendang asal Blitar.

Meski tidak mengekspor ke Amerika, kebijakan global yang muncul akibat konflik dagang ini dinilai tetap memengaruhi pasar ekspor mereka, khususnya di China.

“Kalau kendang sendiri, kami memang tidak ekspor ke Amerika, tapi kebijakan ini tetap berimbas sampai ke China, yang merupakan salah satu pasar utama kami,” ujar Direktur CV Cherry Blossom Anik Sriati, Minggu (13/4).

Saat ini, perusahaan masih mengirimkan sekitar 4–5 kontainer kendang setiap bulan, dan belum ada gangguan signifikan terhadap permintaan. Namun, Anik menyebut pihaknya tetap waspada terhadap perkembangan situasi global.

“Untuk saat ini saya belum melihat dampaknya ke ekspor kendang ke China, dan semoga memang tidak ada,” tambahnya.

Ia juga menyoroti pelemahan nilai tukar rupiah yang justru memberi keuntungan tersendiri. “Rupiah yang melemah membuat harga jual produk di luar negeri jadi lebih murah,” jelasnya.

Selain itu, Anik menekankan pentingnya pengolahan produk dalam negeri agar nilai tambah tidak hilang ke luar negeri. “Daripada mengekspor barang mentah, lebih baik diolah dan dijual di dalam negeri agar ikut menggerakkan perekonomian,” tutupnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin Budi Tandoyo
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.