KabarBaik.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro tengah mempersiapkan transformasi Gedung Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, menjadi Sekolah Rakyat (SR). tempat itu akan menampung puluhan siswa dari keluarga kurang mampu.
Gedung berlantai tiga milik Pemkab Bojonegoro tersebut kini sedang dalam proses renovasi untuk menunjang kenyamanan kegiatan belajar mengajar. Sekolah ini nantinya akan diperuntukkan bagi siswa tingkat SMA yang berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomis Nasional (DTSEN) desil 1.
Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bojonegoro, Agus Susetyo, menjelaskan bahwa penggunaan gedung Pusdiklat sebagai Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program Pemkab Bojonegoro dalam memberikan akses pendidikan kepada kelompok rentan. “Saat ini masih dalam tahap perbaikan agar memenuhi standar dari Kementerian Sosial,” ujarnya, Sabtu (12/7).
Agus menyebutkan, sekolah tersebut akan menampung 100 siswa yang dibagi dalam empat rombongan belajar (rombel). Selain ruang kelas, gedung ini juga akan difungsikan sebagai asrama. “Gedung tiga lantai ini akan difungsikan sebagai ruang kelas dan asrama untuk siswa jenjang SMA,” jelas Agus.
Proses renovasi gedung ditangani kontraktor Nindya KSO. Perwakilan pihak kontraktor, Roko Radian, mengatakan bahwa kondisi gedung secara umum masih baik, sehingga renovasi yang dilakukan bersifat ringan. “Renovasi meliputi pengecatan, perbaikan interior, serta penataan ruang kelas, ruang guru, dan asrama,” jelas Radian.
Radian menargetkan pengerjaan renovasi rampung pada akhir Juli 2025, sehingga sekolah dapat mulai digunakan pada bulan berikutnya. Program Sekolah Rakyat ini diharapkan dapat memberikan solusi pendidikan bagi siswa dari kalangan tidak mampu, serta menjadi model pendidikan inklusif di Kabupaten Bojonegoro. (*)








