Gerombolan Pemotor Bikin Onar di Jombang, Satu yang Mabuk-Nantang Warga Diamankan

oleh -174 Dilihat
WhatsApp Image 2026 01 25 at 6.45.14 PM
Pemuda yang mabuk dan menantang warga diamankan oleh warga sendiri (istimewa)

KabarBaik.co – Aksi gerombolan pemotor kembali meresahkan warga Jombang. Peristiwa tersebut terjadi di Desa Jatipelem, Diwek, Minggu (25/1) dini hari.

Dalam kejadian itu, satu orang pemuda dari kelompok tersebut diamankan warga setelah diduga terlibat dalam aksi provokasi di jalanan.

Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan seorang pria muda dipiting oleh warga. Wajah pria tersebut tampak mengalami luka.

Dalam rekaman lain, terlihat warga yang emosi memukul dan menendangnya, bahkan saat pelaku hendak dimasukkan ke dalam mobil.

Sekretaris Desa Jatipelem, Mujahid, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan, peristiwa terjadi di sekitar simpang perlintasan kereta api.

“Iya, kejadiannya dini hari tadi di dekat simpang rel KA,” kata Mujahid saat dikonfirmasi Minggu sore.

Menurut dia, gerombolan pemotor yang berjumlah puluhan orang sempat berputar balik dan berpapasan dengan pengguna jalan lain. Saat itu, salah satu warga diduga mendapat ancaman dari kelompok tersebut.

“Nah, pas papasan itu ada warga yang diresek. Entah mau dibacok atau bagaimana, lalu teriak minta tolong ke warga sekitar rel,” ujarnya.

Mendengar teriakan tersebut, warga sekitar kemudian berdatangan dan membuat gerombolan pemotor itu kocar-kacir. Namun, satu orang dari kelompok tersebut turun dari motor dan justru menantang warga.

“Ada satu yang turun dan malah nantang-nantang. Akhirnya ditangkap warga di lokasi dan diserahkan ke polisi,” kata Mujahid.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander membenarkan adanya penangkapan tersebut. Ia mengatakan, satu orang terduga anggota gerombolan pemotor telah diamankan dan dibawa ke Mapolres Jombang.

“Benar, untuk sementara ada satu orang yang diamankan dan sudah dibawa ke Polres,” ujar Dimas.

Ia menambahkan hingga Minggu siang pihak kepolisian masih melakukan pendalaman kasus. Terduga pelaku belum bisa dimintai keterangan karena masih dalam pengaruh minuman keras.

“Sampai tadi pagi kondisinya masih dipengaruhi miras, sehingga belum bisa dimintai keterangan. Kami masih mendalami kasus ini,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.