KabarBaik.co – Bupati Jember Muhammad Fawait, menegaskan bahwa program Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Jember tidak boleh hanya sekadar angka kepesertaan. Ia menuntut adanya transformasi kualitas layanan yang nyata, di mana kenyamanan pasien harus menjadi prioritas di atas fasilitas pejabat puskesmas.
Pernyataan tegas tersebut disampaikan pria yang akrab disapa Gus Fawait ini saat melakukan kunjungan kerja di Puskesmas Rambipuji, Minggu (25/1).
Menurutnya, Puskesmas adalah garda terdepan sekaligus kunci suksesnya program UHC karena bersentuhan langsung dengan denyut nadi masyarakat.
Gus Fawait menekankan perubahan paradigma dalam pengelolaan fasilitas kesehatan. Ia meminta seluruh jajaran tenaga kesehatan untuk mengubah perspektif pelayanan publik.
“Fasilitas untuk pasien harus lebih baik dan lebih nyaman. Ini soal keberpihakan. Jangan sampai ruang pejabatnya bagus, tapi ruang tunggunya pengap. Manfaat UHC harus benar-benar dirasakan melalui kenyamanan yang diterima rakyat,” ujar Gus Fawait.
Ia menitipkan tiga poin krusial untuk ditingkatkan oleh Puskesmas Rambipuji dan puskesmas lainnya di Jember mulai dari kualitas pelayanan hingga tata kelola pendapatan.
Untuk memastikan instruksi ini dijalankan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember akan menerapkan sistem penilaian kinerja berkala. Setiap fasilitas kesehatan akan dievaluasi secara proporsional setiap tiga bulan sekali.
Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penguatan SDM dan kaderisasi pimpinan rumah sakit daerah di masa depan.
“Kita butuh SDM yang profesional dan berintegritas. Jika pengelolaan dana kapitasi dilakukan dengan presisi dan efisien, maka mutu layanan akan naik tanpa menambah beban masyarakat,” tambahnya.
Menanggapi arahan tersebut, Kepala Puskesmas Rambipuji dr. Dina Nurul Agustina menyatakan kesiapannya untuk melakukan pembenahan internal. Ia berkomitmen untuk menyelaraskan tata kelola keuangan dengan peningkatan mutu fisik puskesmas.
“Kami siap menindaklanjuti arahan Bupati. Fokus kami adalah memastikan dana kapitasi terserap tepat sasaran sehingga pelayanan menjadi lebih cepat dan fasilitas bagi pasien menjadi lebih nyaman,” ungkapnya.(*)







