Harga Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp 140 Ribu Perkilo

oleh -73 Dilihat
IMG 20260411 WA0003 1
Pedagang daging sapi di pasar tradisional di Kota Pasuruan. (Foto: Zia Ulhaq) 

KabarBaik,co, Pasuruan – Harga daging sapi di pasar tradisional Kota Pasuruan melonjak tajam seiring naiknya harga sapi lokal. Harganya bahkan tembus Rp 140 ribu rupiah perkilogram yang membuat aktivitas jual beli di pasar tradisional mengalami penurunan penjualan.

Selain dialami para pedagang di pasar tradisional, kenaikan harga daging sapi juga terjadi di lapak penjualan di kawasan Jalan Kartini, Kelurahan Bangilan, Kecamatan Panggung Rejo, Kota Pasuruan.

Pedagang daging sapi yang sudah lama berjualan merasakan penurunan penjualan cukup signifikan. Jika sebelumnya penjualan bisa mencapai lebih dari satu ekor perhari, kini turun menjadi sekitar 1,5 kuintal atau setara satu ekor saja.

“Cukup terasa penurunan penjualan sejak beberapa hari terakhir semenjak sapi mahal otomatis harga daging naik,” kata salah seorang pedagang sapi, Asiqoh, di tempatnya berjualan, Sabtu (11/4).

Asiqoh mengaku naiknya harga daging sapi mulai terjadi pada Minggu lalu sebesar Rp 140 ribu untuk jenis super 140 ribu, dari yang sebelumnya Rp 130 ribu per kilogram. “Sebelumnya harga daging sapi Rp 120 ribu perkilogram dan yang super Rp 130 ribu rupiah perkilogramnya,” ucapnya.

Sementara itu, Kabid Perdagangan Disperindag Kota Pasuruan, Mulyono menjelaskan, pihaknya sudah melakukan pemantauan di sejumlah pasar tradisional. Hasilnya harga daging sapi naik hingga Rp 140 ribu rupiah per kilogram.

“Kenaikan tersebut disebabkan oleh tingginya harga bahan baku sapi di tingkat pemasok. Pemerintah Kota Pasuruan akan terus memantau perkembangan harga untuk menjaga stabilitas pasar,” tutupnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Zia Ulhaq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.