KabarBaik.co – DPC PDI Perjuangan (PDIP) Nganjuk memperingati HUT ke-79 Ketua Umum PDIP Megawati Sukarno Putri dengan menyelenggarakan sejumlah acara yang fokus pada peduli lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan tersebut meliputi penanaman pohon di sekitar Waduk Semantok Rejoso, penyebaran benih ikan di Embung Desa Ngrengket Sukomoro, pelepasan burung di Kantor DPC PDIP Nganjuk, serta doa bersama dengan tumpengan dan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) DPC PDIP. Jumat (23/1)
Ketua DPC PDIP Nganjuk yang juga menjabat sebagai Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengatakan Peringatan HUT ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri tahun 2026 ini diisi dengan aksi nyata yang mencerminkan semangat perjuangan beliau untuk negeri dan rakyat.
“Ibu Megawati selalu mengingatkan kita untuk menjaga alam dan memikirkan kesejahteraan masyarakat luas. Penanaman pohon bertujuan untuk melestarikan ekosistem sekitar waduk, penyebaran benih ikan guna meningkatkan ekonomi masyarakat melalui perikanan. Pelepasan burung sebagai bentuk penghormatan terhadap keberagaman hayati,” kata Marhaen.
“Semua ini adalah wujud komitmen kami untuk menerapkan nilai-nilai yang diajarkan oleh Ibu Megawati dalam pembangunan daerah Nganjuk,” ungkap Kang Marhaen sapaan akrab Bupati Nganjuk tersebut
Adapun alasan dipilihnya penanaman pohon di Waduk Semantok Rejoso adalah bertujuan untuk menjaga kualitas lingkungan sekitar waduk, mencegah erosi tanah, dan meningkatkan daya serap air.
“Pohon yang ditanam juga diharapkan dapat menjadi sumber oksigen dan tempat tinggal bagi berbagai jenis satwa liar,” jelasnya
Penanaman ini dilakukan oleh kader PDIP Nganjuk bersama dengan masyarakat sekitar waduk, dengan memilih jenis pohon yang sesuai dengan kondisi lingkungan lokal.
Sedangkan terkait dengan penyebaran benih ikan di embung Desa Ngrengket Sukomoro adalah untuk meningkatkan potensi perikanan di daerah tersebut dan membantu meningkatkan pendapatan masyarakat yang bergantung pada sektor perikanan. Selain itu, juga bertujuan untuk menjaga keseimbangan ekosistem di embung.
“Benih ikan yang ditabur adalah jenis yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan mudah beradaptasi dengan kondisi air di embung, seperti ikan nila,” ungkapnya.
Terkait dengan pelepasan burung di Kantor DPC PDIP Nganjuk bertujuan menunjukkan kepedulian terhadap kelestarian satwa dan mempromosikan pentingnya menjaga keberadaan berbagai jenis burung di alam liar.
“Burung yang dilepaskan adalah jenis burung yang tidak dilindungi secara khusus namun membutuhkan perhatian untuk kelestarian,” paparnya
Doa Bersama dengan Tumpengan dan Musancab DPC PDIP Mengumpulkan seluruh kader PDIP Nganjuk untuk berdoa mendoakan kesehatan dan kebahagiaan bagi Megawati Sukarno Putri, serta merencanakan program-program PDIP di Nganjuk untuk kedepannya.
“Tumpengan sebagai simbol kebersamaan dan kemakmuran,” tutupnya. (*)








