Ini 10 Kabupaten/Kota dengan Jumlah Pendaftar Haji Terbesar, Ada Sidoarjo, Surabaya, Jember, dan Gresik

oleh -124 Dilihat
kakbah
Ilustrasi Batiullah Makkah.

KabarBaik.co- Jumlah pendaftar ibadah haji di Indonesia terus mengalami peningkatan setiap tahun. Berdasar data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama per 29 Mei 2025, total jumlah waiting list mencapai 5,6 juta orang. Dari jumlah tersebut, ada sebanyak 649,3 ribu orang yang masuk kategori lanjut usia (lansia). Adapun kuota keberangkatan setiap tahun hanya berada di angka 220 ribuan orang.

Data tersebut mencerminkan antusiasme umat Islam untuk dapat menunaikan rukun Islam kelima. Data daru Siskohat menunjukkan bahwa sepuluh kabupaten/kota yang memiliki jumlah pendaftar haji terbanyak adalah sebagai berikut.

  1. Kota Jakarta Timur: 87.216 orang
  2. Kabupaten Sidoarjo: 86.136 orang
  3. Kota Surabaya: 82.260 ornag
  4. Kabupaten Bogor: 79.624 orang
  5. Kota Bekasi: 70.549 orang
  6. Kabupaten Jember: 67.974 orang
  7. Kabupaten Gresik: 67.091 orang
  8. Kabupaten Bekasi: 63.912 orang
  9. Kabupaten Tangerang: 61.845 orang
  10. Kota Palembang: 61.530 orang

Dari data di atas terlihat dominasi wilayah-wilayah di Pulau Jawa. Terutama di Provinsi Jawa Barat dan Jawa Timur. Estimasi keberangkatan Jemaah haji dipengaruhi waktu dan lokasi pendaftaran haji. Bergantung provinsi, kabupaten/kota. Setiiap daerah memiliki masa tumggu yang berbeda.

Berikut estimasi tahun keberangkatan calon jemaah haji reguler yang mendaftar pada 2025 di beberapa wilayah di Indonesia.

  • Aceh: 34 tahun, pendaftar 2025 akan berangkat pada 2059
  • Sumatera Utara: 20 tahun, pendaftar 2025 akan berangkat pada 2045
  • Sumatera Barat: 24 tahun, pendaftar 2025 akan berangkat pada 2049
  • Riau: 26 tahun, pendaftar 2025 akan berangkat pada 2051
  • Kepulauan Riau: 23 tahun, pendaftar 2025 bisa berangkat haji 2048
  • Jambi: 32 tahun, pendaftar 2025 bisa berangkat haji 2057
  • Bangka Belitung: 28 tahun, pendaftar 2025 bisa berangkat haji 2053
  • Sumatera Selatan: 23 tahun, pendaftar 2025 bisa berangkat haji 2048
  • DKI Jakarta: 28 tahun, pendaftar 2025 diperkirakan berangkat 2053
  • Banten: 27 tahun, pendaftar 2025 bisa berangkat haji sekitar 2052
  • Jawa Barat: 17-28 tahun tergantung kota/kabupaten
  • Jawa Tengah: 32 tahun, pendaftar 2025 bisa berangkat haji 2057
  • Yogyakarta: 33 tahun, pendaftar 2025 bisa berangkat haji 2058
  • Jawa Timur: 34 tahun, pendaftar 2025 bisa berangkat haji 2059
  • Bali: 28 tahun, pendaftar 2025 bisa berangkat haji 2053
  • NTB: 36 tahun, pendaftar 2025 bisa berangkat haji 2061
  • NTT: 23 tahun, pendaftar 2025 bisa berangkat haji 2048
  • Kalimantan Tengah: 27 tahun, pendaftar 2025 bisa berangkat haji 2052
  • Kalimantan Selatan: 38 tahun, pendaftar 2025 bisa berangkat haji 2063
  • Sulawesi Utara: 16 tahun, pendaftar 2025 bisa berangkat haji 2041
  • Sulawesi Tengah: 23 tahun, pendaftar 2025 bisa berangkat haji 2048
  • Sulawesi Tenggara: 27 tahun, pendaftar 2025 bisa berangkat haji 2052
  • Gorontalo: 17 tahun, pendaftar 2025 bisa berangkat haji 2042
  • Papua: 25 tahun, pendaftar 2025 bisa berangkat haji 2050

Wilayah dengan masa tunggu haji terlama di Indonesia adalah Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Yakni, mencapai 47 tahun sehingga kemungkinan berangkat haji pada 2072, jika mendaftar haji pada 2025. Sebaliknya, wilayah dengan masa tunggu haji tercepat adalah Kabupaten Maluku Barat Daya, sekitar 11 tahun. Bila mendaftar 2025, maka  diperkirakan berangkat 2036.

Masa tunggu haji bisa dicek melalui laman https://haji.kemenag.go.id/v5/?search=waiting-list atau aplikasi Pusaka.

Diketahui, pada 2025, Indonesia mendapat kuota sebanyak 221 ribu jemaah. Dari jumlah itu, 203.320 orang merupakan jemaah haji reguler yang dilayani oleh Kemenag. Sisanya merupakan jemaah haji khusus. Hingga 29 Mei 2025, jumlah jemaah haji yang berangkat ke Tanah Suci sudah mencapai 195.767 orang. Baik jemaah haji reguler dan jemaah haji khusus. Masa keberangkatan akhir pada 31 Mei. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.