Isu Penutupan Tempat Wisata Mikutopia di Kota Batu Hoaks, Satpol PP Tegaskan Tak Ada Penyegelan

oleh -134 Dilihat
WhatsApp Image 2026 04 09 at 12.19.50
Tempat wisata Mikutopia yang viral di Kota Batu. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co, Batu – Kabar mengenai penutupan tempat wisata Mikutopia di Kota Batu yang sempat viral di media sosial dipastikan tidak benar. Informasi yang menyebut adanya penyegelan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batu ditegaskan sebagai hoaks.

Klarifikasi ini disampaikan kuasa hukum pengelola Mikutopia, Haitsam Nuril Brantas Anarki, usai melakukan penelusuran langsung dan berkoordinasi dengan pihak Satpol PP Kota Batu.

“Sudah saya klarifikasi terkait kabar rencana penyegelan wahana Mikutopia. Satpol PP membantah dan tidak pernah mengeluarkan pernyataan tersebut. Hal ini sangat merugikan pihak pengelola wisata dan pelaku usaha di sekitar,” ujar Nuril, Kamis (9/4).

Menurutnya, informasi yang beredar tidak memiliki dasar dan telah berdampak pada menurunnya jumlah kunjungan. Sejumlah calon wisatawan disebut membatalkan rencana berkunjung setelah terpengaruh kabar tersebut. “Tidak ada penyegelan. Informasi itu tidak berdasar dan sangat merugikan,” tegasnya.

Nuril juga memastikan bahwa proses perizinan Mikutopia masih berjalan sesuai mekanisme yang berlaku. Ia membantah anggapan bahwa tempat wisata tersebut tidak memiliki izin sama sekali.
Di sisi lain, pihak pengelola tetap berkomitmen memenuhi kewajiban kepada pemerintah daerah, termasuk dalam hal perpajakan.

Bahkan, dalam sebelas hari operasional, Mikutopia disebut telah menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 352 juta.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Kota Batu, Faris Pasharella, turut membantah adanya rencana penutupan maupun penyegelan.

“Kami tidak pernah mengancam atau menyampaikan pernyataan akan menutup atau menyegel tempat wisata Mikutopia. Semua ada mekanismenya, tidak sembarangan melakukan penutupan atau penyegelan tempat usaha, apalagi yang masih dalam proses perizinan,” jelas Faris.

Dengan adanya klarifikasi ini, masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial serta tidak mudah mempercayai kabar yang belum terverifikasi. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.