KabarBaik.co – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 9 Jember berencana menambah layanan kereta api (KA) baru dengan relasi keberangkatan dari dan menuju Banyuwangi. Rencana tersebut dilakukan seiring tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api di wilayah ujung timur Pulau Jawa itu.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan Banyuwangi memiliki peluang pasar yang besar dan berpotensi terus berkembang. Saat ini, KAI tengah mengkaji serta mempersiapkan penambahan relasi KA baru dari Banyuwangi menuju sejumlah kota.
“Kami sedang mengkaji dan mempersiapkan penambahan KA relasi baru keberangkatan dari Banyuwangi menuju beberapa kota,” ujar Cahyo, Rabu (7/1).
Ia menjelaskan, berdasarkan data angkutan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, pertumbuhan penumpang kereta api di Banyuwangi mencapai lebih dari 11 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kapasitas tempat duduk yang hanya berkisar 5 hingga 7 persen.
“Artinya masih ada peluang market yang bisa kami tangkap untuk mengembangkan layanan transportasi kereta api, baik keberangkatan dari Banyuwangi maupun menuju Banyuwangi,” jelasnya.
Selain rencana penambahan KA baru, KAI Daop 9 Jember juga terus meningkatkan investasi di Banyuwangi. Salah satunya melalui penataan sejumlah stasiun, seperti Stasiun Ketapang, Stasiun Banyuwangi Kota, serta Stasiun Kali Setail yang hingga kini masih berlangsung.
Penataan stasiun tersebut dinilai berkontribusi terhadap peningkatan jumlah penumpang. Stasiun Kali Setail, misalnya, menempati peringkat ketiga jumlah penumpang naik dan turun selama angkutan Nataru 2025/2026, setelah Stasiun Banyuwangi Kota dan Stasiun Ketapang.
“Ini menjadi salah satu indikasi bahwa kami harus segera mempersiapkan langkah selanjutnya untuk menangkap peluang dan memberikan layanan maksimal kepada masyarakat,” ujarnya.
Berdasarkan klasifikasi kabupaten dan kota, Kabupaten Banyuwangi tercatat sebagai daerah dengan jumlah penumpang berangkat dan turun tertinggi di wilayah Daop 9 Jember selama masa angkutan Nataru.
Secara keseluruhan, KAI Daop 9 Jember melayani sebanyak 416.945 penumpang berangkat dan tiba.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 207.586 penumpang atau sekitar 49 persen berasal dari wilayah Kabupaten Banyuwangi.
Stasiun Banyuwangi Kota menjadi stasiun dengan jumlah penumpang terbanyak, yakni sekitar 62.744 orang, disusul Stasiun Ketapang sebanyak 53.646 orang dan Stasiun Kali Setail sebanyak 39.683 orang.
“Stasiun Kali Setail ini merupakan stasiun kecil, namun potensinya sangat luar biasa. Bahkan jumlah penumpangnya mengungguli Stasiun Rogojampi,” tandas Cahyo.






