KabarBaik.co – Satpol PP Kabupaten Sidoarjo menegaskan komitmennya dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat, khususnya di wilayah Waru yang menjadi kawasan perbatasan Sidoarjo dan Surabaya.
Kawasan tersebut dinilai strategis karena merupakan pintu masuk utama Kabupaten Sidoarjo, sehingga perlu ditata dan dikelola secara optimal agar mencerminkan wajah kota yang tertib dan rapi.
Kasi Opsdal Satpol PP Kabupaten Sidoarjo Novianto, menyebut penataan kawasan perbatasan menjadi perhatian serius agar aktivitas masyarakat tetap berjalan nyaman dan tidak menimbulkan gangguan.
“Waru adalah wajah kota masuk Sidoarjo. Akses perbatasan wajib ditata dengan baik supaya terlihat rapi dan tertib,” ujar Novianto, Senin (26/1).
Salah satu fokus pengamanan adalah keberadaan pasar tumpah yang beroperasi pada dini hari, mulai pukul 01.00 hingga 05.00 WIB, dengan lokasi membentang dari sekitar Stasiun Waru hingga bawah Fly Over Waru.
Aktivitas pasar tumpah tersebut kerap menimbulkan dampak bagi masyarakat, seperti parkir kendaraan yang tidak tertata dan terganggunya arus lalu lintas di jalan umum.
Saat ini, Satpol PP masih mengedepankan pendekatan persuasif dengan memberikan edukasi kepada para pedagang agar memahami aturan dan kepentingan bersama.
“Setiap hari kami lakukan atensi di lokasi karena dampaknya dirasakan langsung masyarakat. Jalan umum tidak boleh digunakan untuk aktivitas jual beli,” tegas Novianto.
Sebagai solusi, pemerintah daerah telah menyediakan lokasi relokasi di Pasar Kedung Rejo Baru, namun proses pemindahan pedagang masih terus dilakukan secara bertahap.(*)







