KabarBaik.co, Malang – Kandang ayam dua lantai ambruk di Dusun Pijiombo RT 02/RW 11, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, pada Selasa (24/2) pagi. Peristiwa tragis tersebut mengakibatkan dua pekerja meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka-luka.
Insiden terjadi sekitar pukul 08.30 WIB saat lima pekerja berada di dalam bangunan kandang yang menggunakan sistem dua lantai dengan penyangga kayu. Struktur bangunan dilaporkan tiba-tiba runtuh dan menimpa para pekerja hingga terjebak material.
Petugas dari Polres Malang langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Garis polisi dipasang untuk mengamankan area serta mencegah warga mendekat ke lokasi yang masih berpotensi membahayakan.
Dua korban meninggal dunia masing-masing berinisial RH, 24, warga Desa Tamanayu, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, dan TR, 20, warga Desa Kromengan, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang. Sementara tiga korban selamat yakni Y, 35, YF, 31, dan RTS, 31, seluruhnya warga Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang.
Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar mengatakan, para korban selamat telah dievakuasi ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Sedangkan dua korban meninggal dunia dibawa untuk proses lebih lanjut. “Kami sudah melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi di lokasi untuk mengetahui penyebab pasti kejadian ini,” ujar Bambang, Rabu (25/2).
Dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga ambruknya kandang ayam dipicu oleh kelebihan beban pada struktur bangunan dua lantai yang ditopang kayu. Namun demikian, kepolisian masih mendalami kemungkinan adanya faktor lain. “Dugaan awal karena kelebihan beban pada struktur bangunan dengan sistem dua lantai dan penyangga kayu. Kami masih mendalami apakah ada faktor lain,” tegasnya.
Selain memeriksa sejumlah saksi, pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menelusuri aspek konstruksi bangunan serta kemungkinan adanya unsur kelalaian.
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, membenarkan adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut. Tim gabungan langsung diterjunkan setelah laporan diterima oleh Pusdalops PB. “Berdasarkan informasi awal, kandang ayam milik Pak Wawan ambruk karena bagian belakang utara mengalami amblas, diduga akibat kapasitas yang berlebihan,” ungkap Sadono.
Hingga kini, proses penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti robohnya kandang ayam tersebut serta ada tidaknya unsur pidana dalam peristiwa yang menewaskan dua pekerja itu. (*)







