KabarBaik.co – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Surabaya–Mojokerto (Sub–Mjk), tepatnya sekitar 50 meter dari pintu exit Tol Mliriprowo, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo. Insiden tersebut melibatkan sebuah kendaraan Mitsubishi pickap bermuatan ikan pindang.
Adapun kendaraan yang terlibat dalam peristiwa tersebut yakni satu unit Mitsubishi pikap bernomor polisi S-8204-AJ serta satu kendaraan lain yang hingga kini belum diketahui identitasnya.
Kapolsek Tarik AKP Heri Setyawan, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tersebut di exit tol Mliriprowo kejadian tersebut Minggu (25/1) malam.
“Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Sub–Mojokerto, tepatnya sekitar 50 meter dari exit Tol Mliriprowo, Kecamatan Tarik. Kecelakaan melibatkan satu unit kendaraan Mitsubishi pikap yang menabrak kendaraan di depannya,” jelas Heri, Senin (26/1).
“Akibat kejadian tersebut, pengemudi pikap mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit,” sambungnya.
Diketahui, pengemudi pikap bernama Sutikno Widodo, 43, laki-laki, karyawan swasta, warga Sangrahan RT 05 RW 02, Desa Ngingasrembyong, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. STNK kendaraan diketahui ada, sementara SIM A belum ditemukan di lokasi kejadian.
Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami luka benturan di bagian kepala, tangan, dan kaki. Korban sempat mendapatkan perawatan medis di RS Anwar Medika Balongbendo, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), faktor penyebab kecelakaan diduga berasal dari faktor pengendara, yakni pengemudi kurang berhati-hati. Sementara itu, faktor kendaraan, cuaca, kondisi alam, serta sarana jalan dinyatakan nihil.
Kronologis kejadian, semula kendaraan Mitsubishi pikap melaju dari arah timur menuju barat. Sesampainya di lokasi kejadian, sekitar 50 meter dari exit Tol Mliriprowo, kendaraan tersebut menabrak kendaraan lain yang berada di depannya.
Usai kejadian, kendaraan yang ditabrak langsung melarikan diri dan hingga kini masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.(*)







