KabarBaik.co – Upaya regenerasi atlet tarung derajat di Kabupaten Kediri semakin digencarkan. Hal itu terlihat dari ajang latihan bersama (latber), yakni Kabupaten Kediri, Kota Kediri, dan Kabupaten Sleman.
Ketua KONI Kabupaten Kediri Hakim Rahmadsyah Parnata menyebut bahwa latber ini bukan sekadar sparing, melainkan wadah penting untuk memberi pengalaman bertanding bagi atlet muda.
“Latihan bersama ini bentuk silaturahmi antar daerah sekaligus ajang monitoring dan evaluasi perkembangan atlet tarung derajat Kabupaten Kediri. Dari sini kita bisa melihat kesiapan generasi baru,” ujar Hakim, Kamis (21/8).
Dari Kabupaten Kediri, sebanyak 20 atlet diturunkan, terdiri dari 15 putra dan 5 putri. Menariknya, sebagian besar merupakan atlet kelahiran 2006–2008.

Ketua Cabor Tarung Derajat Kabupaten Kediri Suhardi mengatakan strategi ini memang diarahkan untuk memberi kesempatan seluasnya kepada atlet muda.
“Kami sengaja menurunkan atlet muda agar mereka mendapatkan jam terbang. Ini bagian dari persiapan jangka panjang supaya mereka matang saat tampil di level lebih tinggi,” terangnya.
Dalam latber ini, lawan yang dihadapi juga tergolong berat. Dari Kabupaten Sleman, beberapa atlet merupakan peserta Babak Kualifikasi (BK) PON 2023 yang kini diproyeksikan ke PORPROV DIY. Sementara dari Kota Kediri, ada atlet yang sudah tampil di Porprov Jatim 2023 bahkan berpengalaman di ajang nasional.
“Kondisi ini jadi tantangan tersendiri, karena atlet kita harus berhadapan dengan lawan setingkat PON. Alhamdulillah mereka bisa mengimbangi meski masih muda,” tutup Suhardi. (*)






