Kehilangan Simpanan Rp 60 Juta, Nasabah Aktif Laporkan BRI Kalitidu Bojonegoro ke Polisi

oleh -1636 Dilihat
WhatsApp Image 2024 10 31 at 12.27.07
Salah satu foto layar tangkap HP milik nasabah yang tabunganya hilang di BRI KCP Kalitidu Bojonegoro. (Foto: Shohibul Umam)

KabarBaik.co – Seorang nasabah aktif di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Pembantu (KCP) Kalitidu, di Kabupaten Bojonegoro, mengaku kehilangan uang simpanan hingga Rp 60 juta. Padahal, dia tidak sedang melakukan penarikan uang simpanan yang dimaksud.

Atas kerugian yang dialami itu, pria berinisial SNY (70) asal Kecamatan Kalitidu itu melaporkan kejadian yang menimpanya ke pihak BRI KCP setempat. Namun, karena laporannya itu dianggapnya tidak mendapat tanggapan yang bagus dari pihak bank, dia kemudian melapor ke Polres Bojonegoro.

SNY mengaku dia adalah nasabah aktif yang mempercayai BRI KCP Kalitidu untuk melakukan simpanan. Sebab, dia percaya menyimpan di bank terjamin dari sisi keamanan selama 24 jam. “Tapi ternyata uang saya di bank malah tidak aman, pertanggungjawabannya BRI Kalitidu bagaimana uang sudah tidak aman ini,” cetusnya, Kamis (31/10).

Nasabah yang berprofesi sebagai karyawan swasta ini menceritakan. Pada September 2024 lalu, dia mendapat pesan singkat berupa pemberitahuan adanya uang keluar dari rekening BRI yang dia punya. SNY spontan kaget, karena saat itu dia sedang tidak melakukan penarikan uang.

“Saya sudah laporkan kejadian ini dua kali, tapi pihak BRI bilang tidak tahu apa-apa, menurut saya ini aneh,” ujar SNY. Menurutnya, dana yang keluar dari rekeningnya, sesuai sms yang diterimanya, salah satunya menuju pada BRIVA135036000022136912NBMBOY SKTP PAYIN. Jumlahnya sebesar Rp 16 juta pada 21 Oktober 2024.

Keanehan itu dialaminya hingga lima kali. Jumlah yang keluar dari rekening SNY pun bervariatif, mulai Rp 15 juta, Rp 16 juta, Rp 25 juta, hingga total sampai Rp 60 juta. “Selain saya laporkan ke Polres Bojonegoro, saya juga somasi BRI KCP Kalitidu melalui kantor BRI Cabang Bojonegoro, harapannya uang saya kembali, karena kalau tidak, saya akan tempuh jalur hukum, baik secara perdata maupun pidana,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu penanggung jawab BRI KCP Kalitidu saat dikonfirmasi melalui pesan singkat yang berhubungan dengan korban SNY atas nama Feriez Lutviandi tidak mau banyak berkomentar. “Wlkmsalam sy tdk berwenang menjawab. nanti ada sndiri yg mnjwb🙏 (Waalaikumsalam, saya tidak berwenang menjawab, nanti ada sendiri yang menjawab,” balasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.