Ketua DPRD Nganjuk Dampingi DPR-RI Sosialisasi Empat Pilar dan Bagi Kartu PIP

oleh -66 Dilihat
7bebcf6e f518 4522 b2a8 771d361218c9
Pembagian kartu PIP oleh Ketua DPRD Nganjuk Tatit Heru Tjahjono dan Anggota DPR RI Sadarestuwati (Agus Karyono)

KabarBaik.co – Kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan sekaligus pembagian Kartu Program Indonesia Pintar (PIP) digelar di Balai Desa Karang Tengah, Bagor, Nganjuk, Sabtu (25/1)

Ketua DPRD Nganjuk Tatit Heru Tjahjono mengatakan kegiatan ini fokus memberikan kartu PIP kepada 94 siswa dari tingkat Ibtiḍāẗīyah (SD), Tsanawīyah (SMP), dan Āliyah (SMA) yang diwakili oleh orang tua mereka.

Menurut Mas Tatit, Sapaan akrabnya Pemberian Kartu PIP jalur aspirasi ini untuk memastikan bantuan pendidikan tepat sasaran dan memperkuat fondasi nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat, ” Jadi jangan sampai terlewat,” jelasnya

Tatit menjelaskan bahwa proses penyisiran dan pendataan telah dilakukan secara langsung di lapangan untuk memastikan akurasi data penerima.

“Kita tidak mau ada satu pun anak kita yang terlewatkan dari bantuan PIP. Oleh karena itu, tim kami telah melakukan penyisiran dari ujung ke ujung desa, bertemu langsung dengan orang tua siswa dan pihak sekolah untuk memastikan data yang kita miliki benar-benar akurat,” ungkap Mas Tatit

Selain pembagian bantuan, sosialisasi empat pilar kebangsaan yang disampaikan anggota DPR RI Sadarestuwati juga menjadi fokus utama acara. Ia menekankan bahwa nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI harus hidup dalam setiap langkah kehidupan masyarakat termasuk dalam perjuangan anak-anak mengejar pendidikan.

“Kegiatan ini bukan cuma bagi-bagi kartu saja. Kita ingin anak-anak muda dan seluruh masyarakat memahami bahwa kita bisa bersatu dalam perbedaan, dan itu adalah kekuatan besar bangsa kita. Selain itu, dengan bantuan PIP ini, kami harap beban orang tua dalam mendidik anak bisa berkurang, sehingga lebih banyak generasi muda yang bisa menyelesaikan pendidikan hingga tingkat tinggi,” jelas Sadarestuwati.

Karang Tengah menjadi titik keempat dari lima lokasi yang disinggahi di Nganjuk. Setiap lokasi akan menyajikan rangkaian acara yang sama, dengan target total penerima PIP yang akan dibagikan di seluruh kabupaten jauh lebih besar dari jumlah yang diterima warga Karang Tengah.

“Sekarang bukan zaman lagi kita hanya duduk di kantor. Kita harus datang ke tengah-tengah masyarakat, mendengar keluhan mereka, dan memberikan solusi yang tepat. Inilah yang kita lakukan hari ini – memberikan harapan pendidikan bagi 94 anak di desa ini, sambil memperkuat tali persatuan kita sebagai bangsa Indonesia,” pungkas Tatit.

Ani, 40, salah satu wali murid yang anaknya bersekolah di tingkat Tsanawīyah, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima.

“Alhamdulillah, anak saya terpilih sebagai penerima PIP. Saya bekerja sebagai pekerja serabutan dan sulit memenuhi kebutuhan sekolah anak setiap bulan. Dengan bantuan ini, biaya seragam, buku, dan uang sekolah bisa tercukupi. Saya juga senang bisa ikut sosialisasinya, jadi lebih paham pentingnya menjaga persatuan kita,” kata Ani. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.