Kronologi Lengkap Kematian Lula Lahfah, Polisi: Keluarga Tolak Korban Divisum

oleh -894 Dilihat
LULA LAHFAH
Lula Lahfah semasa hidup (Foto IG)

KabarBaik.co- Kematian Lula Lahfah, 26, influencer dan selebgram, masih menjadi perhatian. Terutama di kalangan warganet. Sebelumnya, kekasih Reza Arap itu ditemukan meninggal dunia di kamar apartemennya yang berlokasi di lantai 25 kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (23/1) malam.

Peristiwa ini kali pertama diketahui oleh asisten rumah tangga (ART) korban bernama Asiah, yang curiga setelah Lula tak memberikan respons sejak siang. Kecurigaan muncul ketika Asiah hendak membuka pintu kamar Lula. Namun, pintu dalam keadaan terkunci dari dalam dan korban tak kunjung keluar kamar.

Merasa khawatir, Asiah kemudian meminta bantuan pihak pengelola apartemen untuk membuka pintu kamar korban. ’’Minta bantuan pihak pengelola untuk membuka pintu karena sudah curiga dan khawatir almarhumah dalam keadaan sakit,” ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Murodih dalam keterangannya kepada media, Sabtu (24/1).

Sekitar pukul 18.00 WIB, pintu kamar berhasil dibuka. Lula ditemukan dalam kondisi terlentang di atas kasur, berselimut, mengenakan kaus putih dan celana pendek hitam. Polisi mendapati kondisi fisik korban sudah menunjukkan tanda-tanda kematian. ’’Almarhum ditemukan terlentang, mulut terbuka, berwarna kebiruan. Saat dicek denyut nadi dan detak jantung sudah tidak berjalan,” jelas Murodih.

Usai menemukan kondisi tersebut, Asiah segera menghubungi asisten pribadi Lula, yaitu Cindy Azzahra Putri. Saat itu, Cindy berada di luar apartemen. Cindy menerima telepon sekitar pukul 17.30 WIB. “Dia (Cindy, Red) ditelepon Mbak Asiah dan bilang: Cin… Cin… Kak Lula sudah enggak ada napas,’” kata Murodih menceritakan.

Karena masih belum yakin, Cindy sempat meminta Asiah untuk mengecek ulang kondisi Lula dan menyarankan agar korban dibawa ke RS Brawijaya. Namun, saat Cindy tiba di lokasi, ia mendapati Lula sudah tidak bernyawa. Sekitar pukul 19.23 WIB, dokter pribadi Lula datang untuk melakukan pemeriksaan awal. Dalam pemeriksaan tersebut, dokter menemukan obat-obatan di lokasi kejadian.

Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 20.20 WIB. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. ’’Tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Namun, ditemukan obat-obatan dan surat rawat jalan dari RSPI,” ungkap Murodih.

Jenazah Lula Lahfah selanjutnya dibawa ke RS Fatmawati sekitar pukul 21.20 WIB untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut. Namun, hingga kini penyebab pasti kematian masih menunggu hasil medis. “Untuk penyebab kematian masih kami selidiki. Kami menunggu hasil pemeriksaan dari rumah sakit,” ujar Murodih.

Sementara itu, pihak kepolisian mengungkapkan bahwa pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum terhadap jenazah Lula Lahfah. Penolakan tersebut disampaikan langsung oleh orang tua korban dan disertai surat pernyataan resmi. “Keluarga juga menolak visum dan langsung buat surat bapaknya. Menjaga privasi anaknya,” kata Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah kepada wartawan.

Meski demikian, polisi memastikan tidak ada indikasi mencurigakan berdasarkan keterangan saksi, sekuriti apartemen, maupun kondisi TKP. ’’Kalau dari saksi sekuriti tidak ada yang mencurigakan, dari TKP juga tidak ada. Keluarga menolak visum dan itu kami hargai,” ujar Iskandarsyah.

Jenazah Lula Lahfah dimakamkan di TPU Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (24/1) siang. Prosesi pemakaman berlangsung dalam suasana haru dan dihadiri keluarga, sahabat, serta rekan sesama influencer.

Dalam video yang beredar di media sosial, sejumlah figur publik tampak hadir dan tak kuasa menahan sedih. Beberapa yang tampak antara lain Keanu, Fadil Jaidi, Dara Arafah, dan Wendy Walters. Reza Arap, yang diketahui merupakan kekasih korban, juga terlihat hadir dengan raut wajah terpukul.

Respons Sang Kekasih Reza Arap

Tak lama setelah kabar kematian Lula, Reza Arap terungkap mengunggah satu kalimat singkat namun sarat emosi di akun X (sebelumnya Twitter) miliknya. “Take me instead. (Ambil diriku saja),” tulis Reza, Sabtu (24/1).

Unggahan tersebut langsung menyedot perhatian warganet. Kabarnya, pada malam kejadian, Reza Arap sejatinya dijadwalkan tampil dalam sebuah acara bersama Weird Genius. Namun, seluruh agenda tersebut dibatalkan menyusul kabar meninggalnya Lula Lahfah itu.

Dari berbagai sumber, hubungan Reza Arap dan Lula Lahfah mulai menjadi sorotan publik saat keduanya terlibat dalam proyek film Harusnya Horror The Movie. Dalam film tersebut, Reza Arap bertindak sebagai penggarap proyek, sementara Lula Lahfah dipercaya sebagai salah satu pemeran.

Sejak kolaborasi tersebut, keduanya kerap terlihat bersama di berbagai kesempatan dan tak segan menunjukkan kedekatan di ruang publik maupun media sosial. Meski demikian, hubungan mereka tak lepas dari komentar. Publik sempat menyoroti fakta bahwa Lula Lahfah pernah menjadi bridesmaid Wendy Walters saat menikah dengan Reza Arap pada 2021 silam. Hal itu memicu spekulasi dan perbincangan di media sosial.

Menanggapi isu tersebut, Reza Arap sempat membantah adanya hubungan asmara dengan Lula Lahfah kepada awak media pada Agustus 2025. ’’Teman lama iya, tapi baru reconnect lagi,” ujar Reza saat itu. ’’Terus kayak sekalian cerita banyak karena beberapa tahun enggak ketemu. Itu juga salah satu cara buat bangun chemistry,” tambahnya.

Tidak hanya itu. Sempat pula saat itu muncul rumor tidak berdasar di media sosial bahwa Lula hamil. Namun, kabar itu terang dibantah oleh Reza Arap. Bahwa kabar tersebut tidak benar.

Kini, Lula Lahfah telah pergi. Meski pihak keluarga menolak visum dan polisi belum mengungkap penyebab pasti, kasus Lula Lahfah mungkin tetap menjadi atensi publik. Maklum, korban adalah selebgram. Karena itu, wajar kalau sebagian penggemarnya itu masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwajib untuk mengakhiri spekulasi.

Yang pasti, sebelumnya, korban juga disebut-sebut memiliki beberapa riwayat penyakit. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.