Lagi, Kecelakaan di Jalur Maut Cangar! Adik Pelajar SMA Tewas di TKP, Kakak Mau Nikah Terlempar

oleh -58 Dilihat
2605 Naskah Peristiwa Sidoarjo Balita Tewas
Ilustrasi kecelakaan.

KabarBaik.co- Jalur maut kawasan Cangar, Kecamaran Pacet, Mojokerto, kembali memakan korban. Sabtu (14/9), pengendara motor kakak-beradik asal Dusun Juglang, Desa Singogalih, Kecamatan Tarik, Sidoarjo, mengalami kecelakaan. Seorang korban tewas di tempat kejadian perkara (TKP). Kecelakaan itu terjadi diduga karena rem blong atau gagal fungsi.

Informasi yang dihimpun, pemotor nahas itu adalah Shaila Najwa Aulia, 18 tahun, pelajar kelas XII SMAN di Mojokerto, dan kakaknya Gassa Septiandini, 26 tahun. Saat itu, sekitar pukul 11.30 WIB, keduanya mengendari motor Honda Vario hitam nopol W 3977 NBX. Shaila memboncengkan kakaknya.

Korban melaju dari arah wilayah Sendi menuju Pacet. Kondisi jalanan turun dan menikung. Nahas, sesampai di TKP, tepatnya di tikungan Obech Kromong,  diduga rem blong. Tak ayal, motor kehilangan kendali. Meluncur dengan cepatnya kemudian motor menabrak pembatas jalan. Brakkk. Dua korban terlempar hingga beberapa meter.

Akibat kejadian itu, korban Shaila meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan sang kakak, mengalami luka berat pada bagian kepala. Mendapat laporan, petugas cepat datang ke lokasi. Selanjutnya, kedua korban langsung dilarikan ke RSUD Sumberglagah Pacet dengan menggunakan armada ambulans relawan.

Beberapa warganet di media sosial menyebut, beberapa hari lagi sebetulnya sang kakak hendak menikah. Bahkan, sudah mengukur baju (fitting) baju pengantin. Bersyukur, korban selamat. ‘’Kakaknya itu teman adik ipar saya. Saat bertemu sudah diingatkan bahwa mau menikah jangan keluar-keluar,’’ ceritanya dalam sebuah akun di Medsos.

Untuk diketahui, di lokasi Cangar memang sudah kerap terjadi kecelakaan. Pada Januari 2024, misalnya. Empat orang satu keluarga asal Sidoarjo, yang mengendarai sepeda motor juga mengalami kecelakaan diduga karena remnya blong. Saat itu, motor hingga terbang di kawasan tikungan Gotekan, Pacet. Mereka pun dirujuk ke rumah sakit.

Lalu, pada 16 Juni 2024, jalur tengkorak itu juga menelan korban jiwa. Kali ini menimpa ibu dan anak asal Karangkedawan, Sooko, Mojokerto. Motor yang mereka kendarai juga mengalami rem blong dan menabrak pembatas jalan di Jalan Raya Sendi. Bahkan, tubuh salah seorang korban terpental ke jurang sedalam tiga meter dan tewas di TKP.

Beberapa kejadian kecelakaan maut itu mesti mendapat atensi. Terutama para pengendara. Beberapa tips saat melintas jalur itu antara lain memastikan keandalan rem. Bahkan, beberapa pihak menyarankan untuk berhati-hati ketika mengendarai motor matic.

Sejumlah hal yang perlu diperhatikan, tidak menginjak rem terus menerus atau di-anggang-anggang, saat jalanan menurun yang menyebabkan kondisi kampas rem menjadi panas. Selain itu, ada baiknya berhenti sesaat untuk mendinginkan mesin. Setelah itu, baru melanjutkan perjalanan.

Pemerintah setempat atau pihak terkait juga mesti memberikan atensi lebih untuk peningkatan safety bagi para pengguna jalan di lokasi bersangkutan yang kerap memakan korban. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini



No More Posts Available.

No more pages to load.